Pecalang dan Banser Bersinergi Jaga Kerukunan
- 22 Mar 2026 21:01 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Kerukunan antarumat beragama di Dusun Sawun, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang tercermin dari kerja sama menjaga keamanan kegiatan keagamaan. Ketua RW 03 setempat, Ida Bagus, mengatakan pecalang dan Banser saling membantu saat perayaan hari besar masing-masing agama.
“Kalau ada acara Muslim, pecalang membantu menjaga. Sebaliknya, acara Hindu juga dibantu Banser,” ujarnya kepada RRI, Jumat (20/3/2026)
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk toleransi yang paling membanggakan di wilayahnya.
Selain pengamanan kegiatan, nilai kerukunan juga ditanamkan kepada generasi muda melalui karang taruna bernama “Mitra Dwitunggal”, yang melambangkan persatuan dalam perbedaan. Pemuda Hindu dan Muslim sering bekerja bersama, termasuk dalam pembuatan ogoh-ogoh menjelang Nyepi.
Ia menambahkan, landasan kuat toleransi dalam ajaran Hindu dikenal dengan konsep Tat Twam Asi, yang mengajarkan empati terhadap sesama manusia.
“Artinya kamu adalah aku dan aku adalah kamu. Kalau kamu terluka, saya juga ikut merasakan,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui tantangan tetap ada, terutama dalam melibatkan lebih banyak warga dalam kegiatan bersama.
“Kami ingin semakin banyak masyarakat yang terlibat agar kerukunan ini terus terjaga,” ujarnya.
Ia berharap kehidupan harmonis di Desa Jedong dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Kami berharap walaupun berbeda keyakinan, kerukunan tetap terjaga karena itu yang memperkuat jati diri bangsa,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....