Menyelami Tradisi Kuliner Indonesia : Sambal Dengan Sejuta Rasa
- 04 Jul 2024 08:50 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Sambal, bumbu pedas khas Indonesia, sudah lama menjadi favorit di berbagai kalangan. Setiap suapan sambal memberikan sensasi pedas yang menggetarkan lidah dan menambah kenikmatan pada setiap hidangan. Variasi sambal yang beragam mampu memanjakan lidah pecinta pedas di seluruh penjuru nusantara.
Kenikmatan sambal tidak hanya berasal dari rasa pedasnya, tetapi juga dari proses pembuatannya yang penuh dengan cinta dan keahlian. Setiap jenis sambal memiliki keunikannya sendiri yang mampu menghadirkan sensasi berbeda pada setiap hidangan. Jadi, tidak heran jika sambal selalu menjadi pelengkap yang dirindukan di meja makan setiap keluarga Indonesia.
Menurut, Prasetio seorang penikmat sambal, menikmati sambal tidak hanya sekedar menikmati rasa pedasnya. "Sambal adalah bentuk keindahan kuliner Indonesia. Rasa pedas yang dihasilkan dari sambal bukan hanya memberikan sensasi panas di lidah, tetapi juga memperkaya rasa dari setiap hidangan. Ketika sambal dibuat dengan bahan-bahan segar dan diulek dengan hati-hati, rasa pedas yang dihasilkan akan terasa lebih nikmat dan seimbang," ujarnya kepada RRI Malang, Kamis (4/7/2024).
Tidak hanya pedas terasa dan panas dari sambal, rupanya sambal juga memiliki manfaat kesehatan tersendiri. "Cabai yang menjadi bahan utama sambal mengandung capsaicin yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Selain itu, bawang putih dalam sambal juga dikenal memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi," jelas Chris, penikmat sambal dan juga dokter kepada www.rri.co.id.
Bambang, pemilik usaha kuliner di Malang menyampaikan beberapa jenis sambal yang pernah ia coba rasakan bahkan sampai keliling nusantara hanya untuk menikmati kekhasan sambal yang beragam. Menurutnya Indonesia kaya akan sambal. Ada sambal ulek yang segar dengan campuran cabai, bawang putih, dan terasi.
"Nah mas pasti juga tahu sambal terasi, ini paling populer di Indonesia mas. Dibuat dari cabai, bawang putih, tomat, dan terasi (udang fermentasi), sambal ini memiliki aroma khas dan rasa gurih yang kuat," terangnya.
Kemudian ada sambal matah khas Bali yang terkenal dengan rasa segar dan pedasnya. Sambal matah dibuat dari campuran cabai rawit, bawang merah, bawang putih, serai, daun jeruk, dan terasi yang diiris tipis, kemudian diberi perasan jeruk limau dan minyak kelapa.
Ada unik juga yaitu sambal dabu-dabu asli Sulawesi Utara, dengan bahan utama cabai, tomat, bawang merah, dan jeruk nipis. Sambal ini memberikan rasa segar dengan sentuhan asam yang khas mas.
Adalagi yang namanya sambal bajak berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dibuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, terasi, gula merah, dan tomat yang digoreng, sambal ini memiliki rasa manis, pedas, dan gurih.
Kemudian sambal bawang terbuat dari cabai rawit dan bawang putih yang diulek, kemudian ditumis dengan minyak panas. Sambal ini memiliki rasa pedas yang tajam dan aroma bawang yang kuat.
"Pernah coba sambal roa Manado, Sulawesi Utara mas? Kalau yang ini terbuat dari ikan roa yang diasap dan dihaluskan, dicampur dengan cabai, bawang merah, dan bawang putih. Sambal roa memiliki rasa pedas dan gurih yang khas, sering dijadikan pelengkap bubur Manado atau nasi kuning," ujar Bambang.
"Lalu juga enak itu sambal lado mudo Minang dari Sumatera Barat ini dibuat dari cabai hijau, tomat hijau, dan bawang merah yang dihaluskan dan ditumis. Sambal lado mudo memiliki rasa pedas segar yang khas, cocok untuk hidangan rendang atau ayam pop," imbuhnya.
Kemudian Sambal kecap, ini sederhana dan mudah dibuat. Bahan utamanya adalah cabai rawit, bawang merah, dan tomat yang diiris, kemudian dicampur dengan kecap manis.
"Lalu juga sambal tumpang berasal dari Jawa Timur mas, terbuat dari tempe semangit (tempe yang sudah hampir basi) yang dimasak dengan cabai, bawang merah, bawang putih, dan santan. Sambal ini memiliki rasa unik yang gurih dan sedikit pedas, itu mas banyak deh pokoknya ini hanya sebagian saja aslinya banyak banget jenis sambal di Indonesia mas,” ujarnya kepada RRI Malang.
Sambal bukan hanya sekedar bumbu, tetapi juga sebuah tradisi kuliner yang kaya rasa dan penuh kenangan. Bagi pecinta rasa pedas, sambal adalah wujud cinta dalam setiap gigitan. Sambal bukan hanya sekadar bumbu, tetapi juga simbol kebersamaan dan kehangatan dalam setiap momen berkesan di meja makan bersama keluarga tercinta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....