Fine Dining di Blitar Ini Mengajak Tamu Masuk Cerita

  • 22 Agt 2026 17:55 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Bersantap sambil menyaksikan pertunjukan mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Namun, bagaimana jika para tamu justru diajak masuk dan menjadi bagian dari cerita?

Konsep berbeda itu dihadirkan Pendopo Ageng Hand Astasih, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, melalui teatrikal fine dining bertajuk Cakra Asih.

Konsep ini memadukan santapan, seni pertunjukan, dan budaya dalam satu pengalaman. Pengunjung tidak hanya duduk menikmati hidangan, tetapi juga mengikuti alur kisah Kresnayana yang terinspirasi dari relief Candi Penataran.

Yang membuatnya semakin menarik, hidangan yang disajikan disesuaikan dengan alur cerita. Dengan demikian, makanan yang tersaji di meja bukan sekadar menu makan malam, tetapi menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan.

Para pemain juga tidak hanya tampil di depan tamu. Mereka berinteraksi secara langsung dengan pengunjung di sela-sela pertunjukan.

Interaksi tersebut membuat suasana menjadi lebih hidup. Tamu seolah tidak sedang menyaksikan drama dari luar panggung, melainkan ikut berada di dalam cerita yang dimainkan.

Salah satu pengunjung asal Jakarta, Kimberlyn Sugianto, mengaku tertarik mencoba pengalaman tersebut setelah melihat promosinya di media sosial.

Ia mengatakan, pengalaman yang didapat tidak hanya tentang makanan, tetapi juga pertunjukan dan pelayanan yang diberikan.

"Yang paling berkesan pertunjukannya dari awal sampai akhir saya tidak berhenti mengagumi pertunjukan. Karena konsep ini jarang ditemukan di tempat lain. Pelayanan dan penampilan sangat bagus bahkan saya sampai terharu saat melihat pertunjukan," ujarnya, Sabtu (22/8/2026).

Sementara itu, Zulfa, salah satu karyawan Pendopo Ageng Hand Astasih, mengatakan jumlah pengunjung dalam setiap pertunjukan dibatasi sekitar 20 hingga 25 orang.

Pembatasan jumlah tamu dilakukan untuk menjaga suasana pertunjukan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih dekat antara pemain dan pengunjung.

Teatrikal fine dining Cakra Asih juga tidak digelar setiap hari. Pertunjukan ini dijadwalkan sekitar dua bulan sekali.

"Kami ingin mereka bisa menikmati sebuah pengalaman berbeda dari kuliner dan pertunjukan. Bagi yang ingin mengikuti teatrical fine dining ini bisa reservasi melalui media sosial Pendopo Ageng Hand Astasih," tuturnya.

Untuk mengikuti pengalaman tersebut, pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp400 ribu per orang.

Dengan harga tersebut, tamu mendapatkan lebih dari sekadar santapan. Mereka diajak menikmati pertunjukan sekaligus mengenal kisah Kresnayana yang berkaitan dengan warisan budaya di Blitar.

Konsep Cakra Asih pun menawarkan cara berbeda menikmati kuliner sekaligus pertunjukan. Pengunjung tidak hanya pulang dengan rasa kenyang, tetapi juga membawa pengalaman menikmati cerita yang hadir langsung di tengah meja makan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....