Plecing Urap dan Sate Bulayak, Kuliner Khas Lombok dengan Cita Rasa Autentik
- 05 Jun 2026 13:03 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kuliner khas Lombok semakin menarik perhatian pecinta makanan tradisional. Dua menu yang banyak diburu yakni plecing urap dan sate bulayak, karena menawarkan cita rasa khas dengan perpaduan pedas, gurih, dan rempah yang kuat.
Plecing urap merupakan hidangan berbasis sayuran yang berasal dari tradisi makan masyarakat Lombok dan Bali. Kata “plecing” merujuk pada sambal tomat pedas khas Lombok yang biasanya disajikan bersama sayuran rebus seperti kangkung, kacang panjang, dan tauge. Sementara “urap” adalah kelapa parut berbumbu yang memperkaya rasa. Perpaduan keduanya mencerminkan kebiasaan masyarakat setempat yang mengutamakan rasa pedas dan kesegaran bahan alami.
Sementara itu, sate bulayak memiliki sejarah yang erat dengan tradisi kuliner masyarakat Sasak di Lombok. Sate ini biasanya disajikan dalam acara adat dan perayaan. Keunikannya terletak pada penggunaan bulayak, yaitu lontong yang dibungkus daun aren berbentuk spiral. Hidangan ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat yang memanfaatkan bahan sederhana namun menghasilkan cita rasa yang khas dan berbeda dari sate pada umumnya.
Irene, warga Malang, mengaku tertarik mencoba dua menu khas Lombok tersebut karena penasaran dengan cita rasa autentiknya.
“Plecing urapnya pedas segar, bumbunya terasa banget. Kalau sate bulayaknya unik karena lontongnya beda dari biasanya dan kuah satenya gurih,” ujarnya kepada RRI, Jumat (5/6/2026).
Senada dengan itu, Dwi, warga Malang lainnya, juga memberikan tanggapan positif setelah mencicipi kuliner tersebut.
“Rasanya enak dan khas banget. Bumbunya kuat, apalagi sambalnya itu benar-benar nendang,” ungkapnya.
Selain menghadirkan rasa khas daerah, plecing urap dan sate bulayak juga dinilai menjadi bagian dari kekayaan kuliner nusantara yang terus diminati masyarakat. Minat terhadap kuliner tradisional dinilai terus meningkat, terutama makanan khas daerah dengan cita rasa kuat dan penggunaan rempah-rempah lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....