Tips Memilih Seafood Segar dan Berkualitas, dari Owner Okasea
- 07 Apr 2026 05:47 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Seafood menjadi salah satu sumber protein yang digemari banyak orang. Namun, memilih seafood yang benar-benar segar dan berkualitas sering kali menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari wilayah pesisir.
Owner Okasea atau Omah Karang Seafood, Nanda, membagikan sejumlah tips memilih seafood berkualitas saat berbincang dalam talkshow bersama Pro 2 RRI Malang, Selasa (7/4/2026)
Menurutnya, kualitas seafood sangat dipengaruhi oleh cara penanganan sejak awal, mulai dari proses penangkapan hingga penyimpanan.
“Ikan itu sebenarnya sangat cepat berubah kualitasnya kalau penanganannya tidak tepat. Karena kandungan airnya tinggi, seafood termasuk bahan makanan yang paling cepat basi dibandingkan ayam atau daging,” ujar Nanda.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah asal seafood tersebut. Jika memungkinkan, pilih produk yang memiliki sumber jelas dan terpercaya. Nanda menjelaskan bahwa dalam bisnisnya, ia memilih mengambil seafood langsung dari nelayan untuk menjaga kualitas produk.
“Kami lebih memilih mengambil langsung dari nelayan yang kami kenal dan percaya. Jadi kualitasnya bisa kami kontrol sejak awal,” jelasnya.
Dengan cara tersebut, proses distribusi menjadi lebih singkat sehingga kesegaran seafood lebih terjaga.
Selain sumber bahan baku, penyimpanan juga memegang peranan penting. Seafood yang disimpan dalam suhu rendah dengan metode pembekuan yang tepat dapat mempertahankan kualitasnya lebih lama. Nanda mengatakan konsep seafood fresh frozen justru membantu menjaga kesegaran produk.
“Begitu barang datang, kami langsung kemas dan bekukan. Jadi tidak perlu menunggu lama di suhu ruang, itu yang membuat kualitasnya tetap bagus,” katanya.
Metode ini juga memudahkan konsumen karena seafood dapat disimpan lebih lama tanpa mengurangi rasa maupun teksturnya. Banyak orang membeli seafood dalam jumlah besar, namun tidak semuanya langsung dimasak. Hal ini bisa menurunkan kualitas bahan makanan jika proses pencairannya tidak tepat. Karena itu, Nanda menyarankan untuk membeli seafood sesuai kebutuhan.
“Kalau beli yang kiloan lalu dicairkan semua, tapi yang dimasak cuma sedikit, sisanya kualitasnya bisa turun. Makanya kemasan kecil lebih praktis untuk sekali masak,” jelasnya.
Kemasan kecil juga dinilai cocok bagi mahasiswa atau keluarga kecil yang ingin memasak dengan porsi terbatas. Selain itu, masyarakat juga perlu memahami bahwa beberapa jenis ikan laut memiliki musim tertentu.
“Ikan itu musiman. Misalnya sekarang musim cumi, mungkin beberapa waktu lagi sudah tidak ada. Jadi kadang harga juga bisa berubah mengikuti musimnya,” ujar Nanda.
Memahami pola musim ikan bisa membantu konsumen mendapatkan seafood dengan harga lebih terjangkau sekaligus kualitas yang lebih baik. Bagi masyarakat yang memiliki waktu terbatas untuk memasak, seafood marinasi bisa menjadi pilihan praktis.
“Kalau yang marinasi itu tinggal goreng saja, jadi memang lebih efisien buat yang ingin masak cepat,” kata Nanda.
Dengan memilih seafood yang tepat dan memperhatikan cara penyimpanannya, masyarakat tetap bisa menikmati hidangan laut berkualitas meski tidak tinggal di daerah pesisir. Nanda berharap semakin banyak masyarakat yang memahami cara memilih seafood yang baik sehingga konsumsi makanan laut bisa lebih aman, praktis, dan tetap bernutrisi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....