Bahaya Makanan Pedas dan Cara Mengatasinya

  • 05 Mar 2023 21:25 WIB
  •  Malang
KBRN, Malang : Masyarakat Indonesia terutama kalangan milenial kerap menyukai makanan pedas. Bahkan ada anggapan bahwa makanan tak terasa lengkap jika tak ada sambal. Namun mengkonsumsi makanan pedas berlebihan bisa menimbulkan dampak yang tidak baik bagi tubuh.

Dosen Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Henik Tri Rahayu, S.Kep. Ns.MS. Ph.D menyarankan masyarakat untuk mengurangi konsumsi makanan pedas. Apalagi saat ini makanan-makanan tersebut sudah diolah dengan beragam cara yang campurannya tidak diketahui dan jelas.

"Ada banyak makanan pedas yang diolah dengan beragam cara, baik yang mengandung unsur cabai atau merica hingga zat capsaicin yang juga menimbulkan rasa pedas. Lebih baik kurangi kebiasaan makan makanan pedas demi menjaga kesehatan tubuh kita," pesannya, Minggu (5/3/2023).

Di sisi lain, sebenarnya makanan pedas memiliki dampak positif bagi tubuh apabila dikonsumsi dengan takaran yang sesuai. Sebab cabai memiliki manfaat sebagai anti inflamasi dan menjadi salah satu sumber vitamin C tertinggi.

“Sayangnya manfaat cabai tidak bisa diterima oleh semua manusia karena perbedaan kebiasaan makan pedas. Banyak contoh makanan pedas kekinian yang sering kita temui, misalnya macaroni dengan berbagai macam level. Apabila zat pedas dari makanan ini masuk secara berlebihan ke dalam saluran pencernaan, maka tentu saja bisa merusak pencernaan itu sendiri,” ucap Henik.

Jika lambung seseorang tidak terbiasa mengonsumsi makanan pedas, maka bisa timbul iritasi yang diawali dengan gejala diare. Kemudian jika iritasi terus menerus berlangsung dan berlebihan, akan menimbulkan ulkus atau luka pada dinding lambung. Bahkan sesekali juga memunculkan sensasi mual hingga muntah.

“Zat capsaicin yang ada pada makanan pedas akan tetap ada di lambung, meskipun makanan sudah menuju ke organ tubuh lainnya. Jadi, apabila zat ini terus menerus menumpuk, maka kemungkinan bisa merusak pencernaan,” tegasnya.

Henik juga memberikan beberapa cara untuk mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan pedas. Salah satunya dengan mengganti makanan pedas olahan ke cabai yang segar.

“Cabai segar lebih pedas ketimbang cabai yang sudah dikeringkan. Sehingga tubuh akan lebih cepat merasa cukup dan tidak erus menerus memakannya,” kata dia.

Sementara itu, apabila merasakan pedas yang berlebihan, cara paling efektif untuk meredakannya dengan meminum minuman hangat. Hal itu dikarenakan rasa panas harus dilawan juga dengan panas.

“Air hangat lebih cepat menetralisir dibandingkan minuman dingin, sekalipun sudah ditambah dengan gula atau rasa,” tandasnya.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....