Chef Profesional asal Malang Sarankan Konsumsi Real Food
- 04 Mar 2025 14:59 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Makanan cepat saji atau fast food semakin digemari, tetapi dampaknya bagi kesehatan tidak bisa diabaikan. Chef profesional asal Pakis, Malang, Randy Unggul menegaskan bahaya fast food bagi tubuh.
Menurutnya, fast food dikategorikan sebagai ultra processed food yang mengandung banyak bahan tambahan berbahaya.
"Fast food mengandung lemak trans, tinggi gula, rendah serat, dan tinggi kalori. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, serta penyakit jantung," ungkap Randy kepada RRI Malang, Selasa (4/3/2025).
Ia menjelaskan bahwa lemak trans dalam fast food dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Akibatnya, risiko penyakit kardiovaskular meningkat.
Selain itu, tingginya kandungan gula dalam fast food dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berujung pada resistensi insulin dan diabetes tipe 2.
"Selain itu, fast food juga cenderung rendah serat, sehingga tidak baik bagi pencernaan. Kurangnya serat dalam makanan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit dan gangguan usus lainnya," tambah koki kini menjabat sebagai Head Chef di Whiz Luxe Spasio Hotel Surabaya.
Sebagai alternatif, Randy menyarankan konsumsi real food yang lebih alami dan bergizi. Dia juga menyarankan lebih baik makan masakan rumahan yang minim proses.
Randy mencontohkan, daripada makan ayam goreng tepung, lebih baik makan ayam panggang tanpa minyak.
"Pilih makanan yang kaya lemak tak jenuh seperti alpukat, kacang-kacangan, dan ikan. Tambahkan serat alami dari sayuran untuk menjaga kesehatan pencernaan serta mendukung fungsi jantung," sarannya.
Menurutnya, makanan dengan bahan alami lebih tinggi nutrisi dibandingkan makanan olahan.
“Real food memberikan manfaat lebih besar bagi tubuh. Selain sehat, juga membantu menjaga berat badan ideal dan meningkatkan energi sehari-hari," katanya.
Randy mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan.
"Kesehatan kita bergantung pada pola makan yang baik. Kurangi fast food dan beralihlah ke makanan alami agar tubuh tetap sehat dan bertenaga," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....