“Sigaya”, Warung Pecel Khas Madiun Utamakan Bahan Berkualitas

  • 04 Mar 2025 10:40 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Madiun tidak hanya dikenal sebagai kuliner khas pecel yang ikonik, akan tetapi juga kota yang dikenal dengan sejarah serta budayanya. Pecel Madiun, hidangan sederhana yang berbahan dasar sayuran segar dan di atasnya disiram dengan bumbu kacang lezat yang hingga saat ini banyak digemari oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Salah satunya Warung Pecel Madiun Sigaya milik Erwin Widhiarto yang telah berdiri sejak tahun 1998 silam.

“Awal mulai, kita dulunya itu usaha peternakan ayam karena sempat terkena imbas krisis moneter ya istilahnya merugi. Kemudian, kita alihkan ke usaha warung dan bangunan bekas kandang itu bisa dimanfaatkan lagi jadi sebuah warung. Kuliner di daerah Simpang Gajayana Dinoyo itu masih jarang, akhirnya kita berani buka. Alhamdulillah dari tahun ke tahun ada peningkatan sampai saat ini,” ucap Erwin saat diwawancarai oleh RRI Malang, Selasa (4/3/2025).

Erwin mengatakan jika warungnya merupakan usaha turun-temurun dari orang tuanya yang memang berasal dari Madiun. Dirinya juga bercerita jika asal-usul nama warung yang ia gunakan awalnya hanya spontan saja, Erwin mengambil dari alamat Simpang Gajayana yang kemudian ia singkat menjadi “Sigaya”. Ia menambahkan meskipun nama tersebut sudah digunakan untuk warung onlinenya, hingga saat ini belum ada langkah untuk mendaftarkan hak cipta maupun hak milik atas nama tersebut.

“Warung Pecel Madiun Sigaya bukanya mulai dari jam 05.00 WIB sampai jam 12.00 WIB. Selain pecel ada juga lauk-lauk lainnya seperti nasi campur, nasi lodeh, sayur sop, sayur bening, dan rawon. Kita gak hanya jualan di warung aja, tapi kita juga menyediakan pemesanan lewat online juga. Gak cuma orang tua ya yang suka, tapi ada juga anak sekolah yang suka makan di sini,” lanjutnya.

Tentu saja, pecel yang diproduksi oleh Warung Pecel Madiun Sigaya ini mengutamakan bahan-bahan yang berkualitas. Setiap harinya di pagi hari, karyawan Erwin akan berbelanja ke pasar untuk membeli bahan-bahannya seperti sayuran, tempe, telur, jagung, kacang, cabai, asem jawa, dan daun jeruk. Bahan-bahan tersebut tidak hanya untuk produksi satu hari saja, tapi juga bisa untuk produksi di hari berikutnya.

“Tetap semangat untuk para pemilik usaha UMKM, harus telaten karena sekarang ini membangun usaha itu memang gampang-gampang susah,” pesan Erwin. (AV)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....