Berjualan Es Degan demi Bertahan Hidup

  • 14 Feb 2025 15:45 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Pria paruh baya ini merintis usaha dengan berdagang les degan (kelapa) yang telah di bangun sejak tahun 2012, di kawasan Poltekkes Malang telah sukses bertahan untuk menghidupi keluarga, hanya dengan bermodal kelapa muda, sirup dan gelas, nampak rame di penuhi mahasiswi poltekes malang di sela -sela jam istirahat.

Sutrisno, sang pelaku usaha menjelaskankan bahwa bisnis yang awalnya keliling dari rumah ke rumah berubah setelah mendapat tawaran mengantikan kawannya berjualan di area Poltekes. Menurutnya, alasan utama memilih usaha berjualan es degan adalah karena tidak memiliki pengalaman kerja di bidang lain. Disisi lain dia juga menyadari bahwa bisnis minuman memiliki banyak saingan, namun ia tetap bertahan dan mengandalkan pelanggan tetapnya.

Harga satu porsi es degan yang ia jual dibanderol dengan harga Rp5.000. sudah mampu menghidupi keluarga dengan omzet 500.000 perhari. Meski persaingan sangat ketat, ia mengaku tidak pernah mengalami dampak negatif yang signifikan terhadap usahanya.

"Yaa sesekali naik turun biasa mas. Kadang rame, kadang sepi," ujarnya, Jum'at (14/2/2025).

Dalam hal inovasinya, pedagang ini tetap mempertahankan resep asli tanpa tambahan variasi rasa lain. Ia menekankan bahwa semua bahan yang digunakan alami dan tetap menjaga cita rasa khas es degan.

Salah satu pelanggan bernama Rica, mengungkapkan kepuasannya setelah membeli es degan di tempat tersebut. "Selain tempatnya nyaman, rasa es degan nya manis pas di lidah , segar , dan murah. Pelayanannya juga cepat dan ramah," ungkapnya.

Sutrisno berharapan ke depan, ia mengaku tidak memiliki rencana lain selain tetap berjualan seperti biasa. Dan berencana membuka cabang di kampus – kampus lain selain di Poltekkes Malang. (dwi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....