Rahasia Kelezatan Masakan Bunda
- 05 Feb 2025 12:56 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Berawal dari sebuah usaha catering rumahan sederhana, dengan semangat berinovasi Ernawati terus mencari celah dan peluang untuk membuat usahanya memiliki ciri khas. Beralamatkan di Kepuh gang 6, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Usaha ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga telah berkembang menjadi bisnis keluarga. Kini Dapur Bunda memiliki produk sendiri dengan nama Mangesthi.
Ragam produk Mangesthi yang terdiri dari sambal pecel, kremesan, dan tahu dengan berbagai pilihan ukuran. Kesuksesan Mangesthi tidak hanya terbatas di daerah asalnya, tetapi telah merambah ke kota-kota besar seperti Yogyakarta dan Jakarta, bahkan hingga ke wilayah timur Indonesia seperti Papua.
Dalam mengembangkan usahanya, Ernawati selalu berpegang teguh pada komitmen untuk menghadirkan produk berkualitas dengan memperhatikan setiap detail bahan baku yang digunakan. Kacang tanah yang digunakan untuk sambal pecel, misalnya, dipilih yang berkualitas super untuk menghasilkan tekstur dan rasa yang sempurna. Standar kualitas yang tinggi ini juga diterapkan dalam pemilihan bahan untuk kremesan dan tahu, sehingga konsisten menghasilkan produk yang tidak hanya lezat tetapi juga aman dikonsumsi.
Keputusan untuk fokus pada pembuatan sambal pecel, kremesan, dan tahu dengan cita rasa khas menjadi titik balik yang mengubah arah bisnisnya. Inovasi ini terbukti menjadi langkah yang tepat, mengubah Dapur Bunda dari sekadar usaha catering menjadi produsen makanan yang dikenal luas. Selain itu, Ernawati menunjukkan tekad kuatnya dalam mengembangkan usaha melalui upaya aktif mencari ilmu dan pengalaman baru.
Keikutsertaannya dalam berbagai program pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi usahanya. Melalui program-program tersebut, beliau tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang standar produksi dan manajemen usaha, tetapi juga memperoleh wawasan berharga tentang inovasi produk dan strategi pemasaran. Pendampingan dari Disperindag juga membantunya memahami berbagai aspek penting dalam pengembangan usaha, mulai dari perizinan, standardisasi produk, hingga teknik pengemasan yang menarik.
Semangat wirausaha Ernawati tidak hanya terhenti pada Dapur Bunda, tetapi juga merambah ke bisnis kuliner lainnya dengan membuka warung makan di area pujasera Museum Brawijaya. Lokasi strategis ini menawarkan beragam menu yang menggugah selera, dengan tiga hidangan utama yang menjadi andalan: mi pangsit, nasi goreng, dan menu favorit pengunjung yaitu rica-rica. Warung makan ini beroperasi setiap hari, memberikan kemudahan bagi para pengunjung museum maupun masyarakat sekitar untuk menikmati hidangan lezat kapan pun mereka inginkan.
Keberadaan warung ini melengkapi portofolio bisnis Ernawati, membuktikan kemampuannya dalam mengelola beragam usaha kuliner sekaligus mempertahankan kualitas dan konsistensi rasa di setiap hidangan yang disajikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....