Sensasi Kapurung, Makanan Khas Sulawesi

  • 31 Jan 2025 09:04 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Kapurung adalah makanan khas Sulawesi, selain coto Makassar yang turun temurun sejak dahulu kala. Makanan ini sangat di gemari semua kalangan baik Masyarakat asli Sulawesi Selatan, Tengah, Sultra, bahkan sudah merambah ke seluruh Indonesia hingga tamu mancanegara yang berkunjung ke Sulawesi.

Kapurung merupakan makanan pokok di beberapa daerah di sulawesi selatan seperti toraja dan Luwu Raya, serta dijadikan simbol kekompakan dan silaturrahmi saat berkumpul dengan sanak saudara yang berkunjung. Kapurung ini terbuat dari bahan pokok sagu yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, kalsium, fosfor dan zat besi. dalam 100 gram pati sagu, mengandung 350 Kcal 0,04 gram, lemak 1,15 gram, protein 86,58 gr karbohidrat.

Kapurung juga disarankan untuk pengidap diabetes, karena kadar gula pada sagunya sangat rendah. Untuk proses kapurung sendiri, sagu di cairkan lalu di siram air mendidih hingga menjadi gumpalan seperti lem lalu di gulung bulat seperti bakso ke dalam kuah sayur, ikan, atau kuah daging (sesuai selera), setelah sagu selesai di gulung, campurkan sambel yang telah di haluskan bersama ikan dan perasan air jeruk.

Sebagai pendamping, campuran sayur mayur seperti bayam, kangkung, daun singkong kacang panjang dan terong serta ikan, daging dan ayam akan menambah rasa sensasi di lidah, Pedas kecut asin, itulah ciri Kapurung Sulawesi. (Nur)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....