Bagian Tubuh yang Merasakan Emosi Marah dan Sedih
- 23 Agt 2024 17:13 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Apakah Anda pernah merasakan sesak di dada saat dalam situasi yang memicu kecemasan? Atau setelah melewati hari yang cukup menguras emosi, kemudian Anda merasa senang saat meregangkan pinggul Anda?
Tahukah Anda, bahwa beberapa penelitian memberikan dasar di bagian tubuh mana emosi umumnya dialami. Salah satu studi di tahun 2013 yang dipimpin oleh tim insinyur biomedis di Finlandia berusaha menjelaskan di mana emosi dirasakan dalam tubuh.
Pada studi tersebut, mereka melibatkan kurang lebih 700 orang dan memetakan reaksi tubuh terhadap emosi. Para relawan ini diminta untuk mewarnai di bagian tubuh mana mereka merasakan reaksi yang meningkat atau menurun akibat berbagai rangsangan.
Misalnya, terhadap emosi kemarahan, ketakutan, dan kecemasan maka akan ditunjukkan dengan adanya peningkatan aktivitas di dada dan tubuh bagian atas. Hal inilah yang mungkin melatarbelakangi asal-usul ungkapan seperti "berkepala panas" atau "membawa beban hidup di pundak."
Emosi ini juga bisa membuat sistem saraf simpatik untuk menciptakan respons cepat dalam tubuh. Itulah mengapa Anda merasakan jantung berdenyut atau otot mengencang ketika Anda merasa gugup atau stres. Dilansir dari Healthline pada Jumat (23/8/2024), ada beberapa referensi studi yang menunjukkan di mana sebuah emosi atau perasaan yang diketahui dialami dalam tubuh.
Pertama, perasaan bahagia yang membuat seluruh tubuh akan mengalami peningkatan aktivitas. Begitu pula pada saat sedang merasakan cinta, maka seluruh badan akan mengalami peningkatan aktivitas khususnya bagian dada dan perut. Itulah mengapa pada orang jatuh cinta sering dianggap "butterflies in my stomach atau ada kupu-kupu di dalam perut." Sedangkan kesedihan, peningkatan aktivitas akan dirasakan pada bagian dada dan kepala, dan ada penurunan di bagian lengan, kaki dan telapak kaki.
Selain itu, saat muncul kecemasan atau anxiety, maka akan ada peningkatan aktivitas pada bagian tubuh panggul ke atas. Dan terjadi penurunan aktivitas pada bagian lengan, kaki dan telapak kaki. Dan bagi orang yang mengalami depresi, tubuh secara keseluruhan mengalami penurunan aktivitas terutama pada tubuh bagian bawah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....