Waspadai Gigi Berlubang, Kenali Penyebabnya
- 01 Feb 2024 15:23 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Gigi berlubang bisa terjadi pada siapa saja terutama pada orang yang tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut. Gigi berlubang adalah kondisi gigi yang rusak akibat terkikisnya lapisan terluar gigi (enamel).
Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut akibat sering mengonsumsi makanan manis dan tidak menjaga kebersihan mulut.
Dokter Gigi dari RS Bhirawa Bhakti Malang, drg Annisa Tari Aramintha dalam dialog Malang Siang Ini menjelaskan saat ini kasus terbanyak dalam permasalahan gigi yaitu gigi berlubang atau ompong. Hal itu dikarenakan banyak sekali pasien yang tidak teredukasi dengan baik, sehingga memutuskan untuk lebih mencabut giginya daripada mempertahankannya.
“Pencabutan gigi adalah perawatan gigi yang paling terakhir, jika giginya sudah melewati banyak masalah terutama gigi bolong yuk ditambal, eh ternyata sampai ke saraf yaudah kita lakukan perawatan saraf, sampai saraf ternyata giginya udah sampai tinggal akar yuk kita coba untuk di crown. Kalau di crown sudah tidak bisa baru dicabut,” tuturnya, Kamis (1/2/2024).
Jika pasien dengan kondisi gigi berlubang mengeluhkan nyeri, ia menganjurkan pasien untuk dilakukan perawatan gigi yakni perawatan akar gigi (RCT), karena rasa nyeri itu bisa jadi dikarenakan sudah terjadi infeksi di bagian jaringan pulpa yang di dalamnya terdapat jaringan pembuluh darah dan pembuluh syaraf.
Dalam tindakan medisnya dokter akan membersihkan ruang pulpa tersebut agar steril dan bersih dari kuman atau bakteri, kemudian diberikan antibiotik dan lubang gigi akan ditambal permanen.
“Ditambal permanen agar tidak ada lagi jalan masuk kuman, sebagai akses masuk kuman ke dalam pembuluh darah di ujung akar. Jadi akan ditutup aksesnya,” ucapnya.
Untuk itu, dr Annisa menganjurkan masyarakat untuk segera menambal gigi meski ukuran lubang kecil untuk mencegah risiko pemburukan lebih besar akibat sakit gigi.
“Penting memeriksakan kesehatan gigi minimal enam bulan sekali sehingga jika ada lubang, bisa langsung ditangani agar tidak makin dalam,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....