H3N2 Terdeteksi di Malang, Dinkes Imbau Warga Tak Panik
- 21 Sep 2026 21:26 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Dinas Kesehatan Kota Malang mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi meningkatnya perhatian terhadap influenza, termasuk subtipe H3N2. Masyarakat diminta tetap waspada dengan menerapkan langkah pencegahan dan segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan.
Dinkes Kota Malang mencatat tiga subtipe influenza telah ditemukan di wilayah Kota Malang, yakni H3N2, H1N1, dan influenza B atau Victoria.
Kepala Dinkes Kota Malang dr. Husnul Muarif mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Influenza-Like Illness (ILI) di Puskesmas Dinoyo yang telah dikonfirmasi, ditemukan 10 kasus H3N2, empat kasus H1N1, dan satu kasus influenza B Victoria.
“Di Kota Malang memang ketiga subtipe ini ada. H3N2 ada 10, H1N1 ada empat, dan influenza B Victoria ada satu,” kata dr. Husnul, Senin 21 September 2026.
Dari ketiga subtipe tersebut, H3N2 mendapat perhatian lebih karena keluhan dan dampaknya terhadap masyarakat dinilai lebih banyak dibandingkan subtipe lainnya.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak berlebihan dalam menyikapinya. Warga yang mengalami keluhan kesehatan disarankan segera menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta.
“Tidak perlu terlalu gelisah, galau, atau cemas. Kalau ada keluhan, bisa langsung menghubungi fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker sebagai perlindungan sederhana, terutama ketika beraktivitas di luar rumah atau berada di tengah kerumunan.
Dinkes juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan nutrisi untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Sebab, sebagai penyakit yang disebabkan virus, kondisi imunitas tubuh turut berperan dalam menentukan perkembangan infeksi.
“Virus ini, daya tahan tubuh akan sangat menentukan bagaimana virus ini bisa berkembang atau tidak di tubuh kita,” ujarnya.
Sementara itu, upaya edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui jaringan puskesmas. Informasi diberikan secara langsung maupun melalui media edukasi yang tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan.
Sosialisasi antara lain dilakukan saat pelayanan Posyandu dan melalui media informasi di ruang tunggu pemeriksaan puskesmas.
Dinkes berharap masyarakat tetap tenang, namun tidak mengabaikan upaya pencegahan, terutama penggunaan masker saat berada di tempat ramai, menjaga nutrisi, serta segera mengakses layanan kesehatan ketika mengalami keluhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....