Influenza A Berbeda dengan Flu Biasa, Ini Penjelasannya
- 21 Sep 2026 15:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Influenza A merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan virus influenza tipe A dan berbeda dengan flu biasa. Praktisi Kesehatan Kota Batu, dr. Susana Indahwati, menjelaskan istilah “super flu” bukan merupakan diagnosis medis resmi.
“Influenza A merupakan infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza tipe A. Virus influenza tipe A ini memiliki beberapa subtipe berdasarkan kombinasi protein permukaannya,” ujarnya, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, salah satu subtipe Influenza A yang saat ini banyak beredar pada manusia adalah H1N1. Penentuan jenis influenza tetap memerlukan pemeriksaan klinis dan, bila diperlukan, pemeriksaan laboratorium.
Susana menjelaskan, istilah super flu sering digunakan masyarakat atau pemberitaan untuk menggambarkan kondisi flu yang dirasakan lebih berat dari biasanya. Namun, istilah tersebut tidak otomatis menunjukkan adanya jenis virus influenza baru yang lebih berbahaya.
“Istilah super flu bukan merupakan istilah diagnosis medis resmi. Dalam pemberitaan atau percakapan masyarakat, istilah tersebut dapat digunakan untuk menggambarkan flu yang dirasakan lebih berat dari biasanya,” jelasnya.
Ia menerangkan, Influenza A dan common cold atau flu biasa sama-sama termasuk infeksi saluran pernapasan. Keduanya juga dapat menimbulkan gejala berupa batuk, pilek, sakit tenggorokan, serta rasa tidak nyaman pada tubuh.
“Namun, influenza umumnya memiliki awitan yang lebih mendadak dan dapat disertai demam, nyeri otot, atau badan sakit,” katanya. Gejala lainnya dapat berupa pusing, kelelahan cukup berat, serta batuk yang berlangsung lebih lama.
Sementara itu, common cold umumnya memiliki gejala yang lebih ringan dengan keluhan pilek dan hidung tersumbat yang lebih menonjol. Meski demikian, gejala saja tidak selalu dapat memastikan seseorang mengalami Influenza A karena berbagai virus pernapasan dapat menimbulkan keluhan serupa.
Susana menambahkan, istilah influenza-like illness atau ILI juga perlu dipahami secara tepat karena digunakan untuk menggambarkan kondisi dengan gejala menyerupai influenza. Pemeriksaan klinis dan laboratorium tetap menjadi dasar untuk menentukan penyebab infeksi ketika diperlukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....