Cedera saat Olahraga? Jangan Asal Pijat!
- 21 Sep 2026 13:27 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Cedera saat berolahraga kerap membuat seseorang langsung memilih pijat karena menganggap rasa sakit yang muncul disebabkan oleh masalah otot. Padahal, tidak semua nyeri atau cedera aman untuk langsung dipijat, terutama jika terdapat kemungkinan cedera pada sendi atau ligamen.
Pegal pada otot setelah melakukan aktivitas fisik dapat memiliki penanganan yang berbeda. Dalam kondisi tertentu, pemijatan dapat membantu membuat otot terasa lebih nyaman. Namun, apabila nyeri terasa tajam, disertai rasa panas, sulit menggerakkan sendi, atau terdapat dugaan cedera ligamen, pemijatan sebaiknya tidak langsung dilakukan.
Hal tersebut disampaikan dr. Farlyzhar, Sp.An-TI, FIP, dokter spesialis nyeri di Klinik Nurona, dalam dialog Jaga Malam Info Kesehatan, Jumat (18/09/2026).
“Kalau sudah mulai ada masalah, yang pertama harus berhenti dulu dari aktivitas dan beristirahat. Kemudian bisa dilakukan kompres dingin, dilanjutkan dengan elevasi, yaitu mengangkat kaki lebih tinggi dari badan atau jantung, dan bila diperlukan bisa dibebat agar pembengkakan tidak semakin besar,” ujarnya.
Menurutnya, langkah awal setelah mengalami cedera adalah menghentikan aktivitas yang memicu rasa sakit dan memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Penanganan selanjutnya perlu disesuaikan dengan kondisi dan jenis cedera yang dialami.
Masyarakat juga perlu membedakan keluhan pegal otot biasa dengan tanda yang mengarah pada cedera lebih serius. Nyeri yang tajam, munculnya rasa panas, pembengkakan, atau kesulitan menggerakkan sendi menjadi kondisi yang perlu mendapatkan perhatian.
Jika keluhan tersebut muncul, pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk mengetahui penyebab nyeri dan menentukan penanganan yang sesuai. Hal ini penting agar tindakan yang dilakukan tidak justru memperburuk kondisi cedera.
Menjaga kesehatan sendi dan otot dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana, seperti menerapkan pola hidup sehat dan tetap aktif berolahraga sesuai kemampuan tubuh.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak menahan atau mengabaikan nyeri yang muncul. Semakin cepat keluhan diperiksa, semakin cepat pula penyebabnya dapat diketahui sehingga penanganan dapat diberikan sesuai kondisi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....