Kejar Target 46,47 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Malang Butuh 21 Ribu Peserta
- 10 Sep 2026 17:47 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota Malang mengejar peningkatan kepesertaan hingga 46,47 persen pada 2026. Target tersebut dinaikkan dari capaian awal sekitar 41 persen berdasarkan arahan Kementerian Dalam Negeri.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang, Zulkarnain Mahading mengatakan, saat ini sebanyak 168.482 warga telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan atau sekitar 41 persen.
Angka tersebut sebenarnya telah melampaui target awal yang ditetapkan dalam RPJMD. Namun, dalam Rakortekbang bersama Kemendagri, Kota Malang mendapat target baru sebesar 46,47 persen hingga Desember 2026.
“Sekarang dinaikkan oleh Kemendagri menjadi 46,47 persen. Jadi masih kurang sekitar 21 ribu lagi,” ujar Zulkarnain. Kamis 10 September 2026.
| Baca juga: Dinkes Kejar 95 Persen Imunisasi Campak |
Dengan waktu tersisa sekitar empat bulan, percepatan perluasan kepesertaan dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. BPJS Ketenagakerjaan tidak dapat bekerja sendiri untuk mengejar tambahan peserta tersebut.
Zulkarnain menyebut perusahaan dan rumah sakit menjadi bagian dari pihak yang didorong untuk terlibat. Perluasan kepesertaan juga menyasar pekerja informal yang dinilai masih banyak belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Ini tidak bisa kami sendiri, tidak bisa Pemerintah Kota sendiri, tapi harus semua pihak terlibat,” katanya.
Menurutnya, pemerintah juga masih menemukan pekerja yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja serta berbagai pihak akan terus dilakukan untuk mengejar target 46,47 persen tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....