Hari Hepatitis Sedunia Dorong Penanggulangan Hepatitis tanpa Hambatan
- 23 Jul 2026 20:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Hepatitis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah Indonesia. Peringatan Hari Hepatitis Sedunia 2026 mengangkat tema "Let's Break It Down" sebagai ajakan menghapus berbagai hambatan penanggulangan hepatitis bersama.
Tema tersebut menekankan pentingnya menghilangkan stigma terhadap penderita hepatitis yang selama ini masih melekat dalam kehidupan masyarakat luas. Selain itu, masyarakat diajak meningkatkan keberanian menjalani pemeriksaan kesehatan agar penyakit hepatitis dapat diketahui sedini mungkin sebelum berkembang semakin berat.
“Hepatitis masih menjadi beban kesehatan cukup besar, termasuk bagi masyarakat Malang dan wilayah Jawa Timur. Pasien hepatitis terus berdatangan setiap hari ke poliklinik gastroenterohepatologi untuk menjalani pemeriksaan maupun mendapatkan pengobatan sesuai kebutuhannya. Pasien yang datang berasal dari Kota Malang maupun berbagai daerah lain melalui sistem rujukan fasilitas pelayanan kesehatan setempat. Kondisi tersebut menunjukkan hepatitis masih menjadi penyakit yang memerlukan perhatian bersama melalui upaya pencegahan, pemeriksaan, serta pengobatan berkelanjutan,” ujar dr. Mochamad Fachrureza, SpPD - Staf Divisi Gastroenterohepatologi, KSM IPD, FKUB-RSSA, Kamis (23/07/2026).
Hambatan utama penanggulangan hepatitis bukan hanya berkaitan dengan penyakitnya, melainkan juga kurangnya informasi yang dimiliki sebagian besar masyarakat luas. Rasa takut menjalani pemeriksaan sering menyebabkan penderita datang ketika penyakit telah berkembang menuju kondisi yang lebih serius kemudian.
“Selain keterlambatan diagnosis, masyarakat juga masih menghadapi tantangan memperoleh vaksin maupun layanan pengobatan hepatitis sesuai kebutuhan masing-masing pasien tersedia. Kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam memperkuat edukasi, deteksi dini, serta akses pelayanan kesehatan berkualitas. Masyarakat tidak perlu ragu memeriksakan kesehatan apabila termasuk kelompok berisiko ataupun memiliki faktor penularan hepatitis tertentu sebelumnya. Pemeriksaan sejak awal memberikan kesempatan lebih besar memperoleh penanganan tepat sebelum muncul komplikasi yang membahayakan keselamatan maupun kualitas hidup,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat tidak memberikan stigma negatif kepada penderita hepatitis karena penyakit tersebut membutuhkan dukungan serta kepedulian bersama. Melalui peringatan Hari Hepatitis Sedunia, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali hepatitis sejak dini tanpa rasa takut berlebihan maupun stigma.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....