Third Places Jadi Penawar Kesepian Masyarakat Urban
- 19 Jun 2026 15:16 WIB
- Malang
RRI.CO.ID – Malang: Konsep Third Places, atau ruang ketiga, semakin mendapat perhatian sebagai salah satu faktor penting yang mendukung kesehatan mental. Third Places menjadi tempat berinteraksi di luar rumah maupun pekerjaan sehingga memperkuat hubungan sosial antarindividu sehari-hari.
Dilansir dari northeastpsychological.com, Jum’at (19/06/2026), istilah Third Places pertama kali diperkenalkan sosiolog Ray Oldenburg pada tahun 1989 melalui kajian mengenai kehidupan masyarakat modern. Menurutnya, rumah merupakan ruang pertama sedangkan tempat kerja menjadi ruang kedua dalam aktivitas harian manusia dewasa.
Sementara itu, Third Places mencakup berbagai lokasi yang memungkinkan interaksi sosial berlangsung secara santai dan menyenangkan bersama. Contohnya meliputi komunitas olahraga, organisasi sukarelawan, taman kota, perpustakaan, museum, hingga berbagai kelompok hobi masyarakat.
Keberadaan Third Places terbukti memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental melalui terciptanya suasana nyaman dan mendukung sosial. Lingkungan tersebut membantu mengurangi kesepian, memperbaiki suasana hati, serta menurunkan tingkat stres yang dialami seseorang.
Selain itu, Third Places dapat menghadirkan rasa memiliki komunitas yang kuat sehingga memperkuat identitas dan tujuan hidup. Individu memperoleh kesempatan menyalurkan minat pribadi yang mungkin tidak dapat dilakukan di rumah maupun pekerjaan.
Para ahli juga menilai Third Places berkontribusi meningkatkan keberagaman lingkungan serta mempererat hubungan antarwarga dalam masyarakat setempat. Kondisi tersebut berdampak positif terhadap kesejahteraan emosional sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Tidak hanya mendukung kesehatan mental, Third Places juga mendorong aktivitas fisik dan pengembangan potensi diri berkelanjutan. Kegiatan yang dilakukan bersama orang lain membantu membangun rasa percaya diri serta memperluas jaringan pertemanan.
Pentingnya Third Places semakin terlihat selama pandemi COVID-19 ketika akses masyarakat terhadap berbagai ruang sosial menurun drastis. Pembatasan aktivitas menyebabkan banyak orang mengalami kesepian berkepanjangan sehingga meningkatkan risiko depresi dan gangguan kecemasan.
Karena manusia merupakan makhluk sosial, keberadaan Third Places menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Masyarakat pun didorong memanfaatkan berbagai ruang sosial positif guna menjaga kesehatan mental secara berkelanjutan dan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....