Puskesmas Rusak Jadi Temuan Sidak, Bupati Malang Minta Pengelola BLUD Akuntabel

  • 02 Jun 2026 12:03 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bergerak cepat melakukan pembenahan internal di sektor pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi dari Program Sambang Puskesmas yang digelar selama sebulan terakhir langsung ditindaklanjuti secara serius lewat penguatan tata kelola anggaran faskes daerah.

Langkah strategis tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas dan RSUD Tahun 2026 di Ruang Rapat Anusapati. Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., tersebut mengumpulkan seluruh jajaran direktur RSUD, kepala puskesmas, serta pengelola BLUD se-Kabupaten Malang.

Bupati Sanusi menyampaikan bahwa data peninjauan lapangan yang telah dihimpun harus menjadi kompas utama dalam perbaikan performa faskes. Status BLUD yang disandang puskesmas maupun rumah sakit daerah diharapkan dapat mengeliminasi hambatan birokrasi, mengingat sistem ini memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan secara mandiri.

“Melalui rapat koordinasi ini, saya berharap seluruh pengelola BLUD dapat semakin meningkatkan kinerja, memperkuat tata kelola yang akuntabel, serta memastikan setiap kebijakan dan program benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” terang Sanusi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, fleksibilitas anggaran tersebut harus dikonversi secara nyata menjadi peningkatan mutu layanan publik yang responsif, terintegrasi, dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

Selain penguatan tata kelola manajemen, fokus utama Pemkab Malang tahun ini tertuju pada perbaikan infrastruktur fisik. Sektor sarana dan prasarana (sarpras) dinilai menjadi pilar krusial yang menentukan kenyamanan serta keselamatan pasien saat mengakses layanan medis dasar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., memaparkan bahwa berdasarkan hasil inventarisasi dari Program Sambang Puskesmas, memang ditemukan beberapa bangunan faskes yang memerlukan sentuhan renovasi dan peningkatan fasilitas.

"Hasil evaluasi di lapangan menunjukkan masih ada beberapa fasilitas yang perlu mendapatkan perhatian. Ke depan, perencanaan perbaikan dan peningkatan sarana prasarana harus dilakukan secara bertahap dan terukur agar kualitas pelayanan kesehatan semakin baik," ungkap Budiar.

Mantan Kepala DPKPCK Kabupaten Malang ini menambahkan, sinergi lintas perangkat daerah akan terus diperkuat. Targetnya, seluruh puskesmas di Kabupaten Malang secara bertahap mampu memenuhi standar pelayanan prima, baik dari segi kesiapan sumber daya manusia (SDM) maupun kelayakan infrastruktur medis penunjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....