Hantavirus dan Kucing Peliharaan, Benarkah Bisa Menularkan ke Manusia?

  • 31 Mei 2026 06:26 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Ramainya pembahasan tentang hantavirus membuat sebagian pemilik kucing ikut khawatir terhadap kesehatan hewan peliharaannya. Meski bukan pembawa utama virus, kucing dapat menjadi media perantara yang meningkatkan risiko paparan bagi manusia.

Dalam kondisi tertentu,kucing yang bersentuhan dengan tikus bisa saja membawa sisa kontaminasi dari tikus yang menempel pada bulu, kaki, atau mulut kucing. Karena itu, pemilik kucing disarankan tetap tenang dan tidak panik berlebihan.

"Jika kucing membawa pulang tikus, sebaiknya tikus tersebut segera dibuang dengan aman dan kucing dibersihkan terlebih dahulu sebelum berinteraksi dekat dengan pemilik." ujar Dr. drh. Albiruni Haryo, M.Sc., AP.Vet. Pimpinan Satwa Sehat Indonesia & Dosen Univ. Brawijaya, Jumat (29/05/2026).

Menurutnya, pencegahan hantavirus dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti membuang sampah setiap hari dan membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus. Ia juga mengingatkan agar pemilik hewan peliharaan tidak terlalu dekat dengan hewan hingga mengabaikan aspek kesehatan.

"Perlakukan hewan selayaknya hewan. Jangan sampai ada kedekatan yang berlebihan seperti makan dan tidur bersama hewan peliharaan yang justru dapat meningkatkan risiko penyakit zoonosis," tambahnya.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu takut berlebihan terhadap hantavirus selama memahami cara penularannya. Menurutnya, dokter umum siap membantu jika ada masalah kesehatan pada manusia, dan dokter hewan juga siap menangani persoalan kesehatan hewan maupun penyakit zoonosis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....