Hantavirus, Virus Lama yang Kembali Ramai Dibicarakan
- 31 Mei 2026 06:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Belakangan ini hantavirus kembali menjadi perbincangan masyarakat setelah muncul sejumlah informasi mengenai kasus infeksi yang dikaitkan dengan virus tersebut. Hantavirus sebenarnya bukanlah virus baru, virus ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan bahkan sudah ditemukan di Indonesia sejak lama.
"Dalam dunia kesehatan dikenal istilah emerging disease dan re-emerging disease. Emerging disease adalah penyakit yang baru muncul atau baru dikenali, sedangkan re-emerging disease merupakan penyakit yang pernah ada, sempat terkendali, lalu muncul kembali.” ujar Dr. drh. Albiruni Haryo, M.Sc., AP.Vet. Pimpinan Satwa Sehat Indonesia & Dosen Univ. Brawijaya, Jumat (29/05/2026).
Pesatnya perkembangan teknologi juga berpengaruh pada kemampuan tenaga kesehatan dalam mendeteksi penyakit. Jika dulu banyak kasus yang sulit dikenali karena keterbatasan alat pemeriksaan, kini laboratorium memiliki teknologi yang lebih canggih sehingga mampu menemukan infeksi dengan lebih akurat. Kondisi ini membuat jumlah kasus yang terdeteksi terlihat meningkat, padahal bukan berarti virus tersebut baru muncul.
Hantavirus sendiri umumnya ditemukan pada beberapa jenis tikus yang sering dijumpai di lingkungan permukiman maupun sekitar saluran air. Munculnya kembali suatu penyakit sering kali tidak hanya dipengaruhi oleh virus atau bakterinya, tetapi juga oleh perilaku manusia, kondisi lingkungan, serta tingkat kewaspadaan masyarakat.
"Ketika kebersihan lingkungan mulai diabaikan atau interaksi manusia dengan hewan semakin tinggi, peluang munculnya penyakit baru maupun kemunculan kembali penyakit lama juga dapat meningkat." tambahnya.
Karena itu, masyarakat tidak perlu panik berlebihan saat mendengar kabar mengenai hantavirus. Yang lebih penting adalah menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya tikus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....