Kesibukan Modern Picu Burnout dan Gangguan Kesehatan Mental
- 22 Mei 2026 15:23 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kesibukan yang padat dan tekanan hidup modern membuat banyak orang mengabaikan kondisi mentalnya sendiri. Akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang baru menyadari mengalami burnout atau kelelahan mental setelah kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dokter spesialis kedokteran jiwa RS dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, dr. Ika Nurfarida, mengatakan burnout biasanya muncul secara bertahap. Kondisi itu ditandai dengan menurunnya produktivitas, konsentrasi, hingga perubahan pikiran dan perilaku seseorang.
“Ketika seseorang mulai jenuh, produktivitas menurun, konsentrasi berkurang, kemudian pikiran, perasaan, dan perilakunya sudah tidak seperti biasanya, itu bisa menjadi tanda bahwa ia mengalami burnout atau kelelahan mental,” jelasnya dalam talkshow Jaga Malam Mental Health di Pro 2 RRI Malang, Selasa (19/5/2026).
Menurut dr. Ika, tantangan hidup masyarakat saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan pekerjaan, pendidikan, hingga derasnya paparan informasi di media sosial. Karena itu, masyarakat perlu memiliki resiliensi atau ketahanan mental agar mampu menghadapi berbagai tekanan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda awal kelelahan mental dan tidak menunggu hingga kondisi menjadi berat. “Ketika aktivitas sehari-hari mulai terganggu dan muncul rasa tidak nyaman berkepanjangan, itu bisa menjadi alarm bahwa kita perlu memperhatikan kondisi mental kita,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....