Bukan Sekadar Staycation, Healing Harus Sesuai Kebutuhan Diri
- 22 Mei 2026 15:26 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang: Istilah healing semakin akrab di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Liburan ke pantai, nongkrong di kafe, hingga perjalanan singkat ke luar kota sering dianggap sebagai cara ampuh untuk mengatasi stres. Namun, menurut dokter spesialis kedokteran jiwa RS dr. Radjiman Wediodiningrat, dr. Ika Nurfarida, M.Sc., Sp.KJ, healing yang efektif tidak sekadar pergi berlibur.
Dalam talkshow mengenai kesehatan mental bersama Pro 2 RRI Malang, Selasa(19/5/2026), dr. Ika menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap healing saat ini memang meningkat seiring bertambah kompleksnya tekanan hidup. Media sosial, tuntutan pekerjaan, pendidikan, hingga kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain menjadi faktor yang memperbesar tingkat stres.
“Kalau sekarang media komunikasi lebih luas. Awareness masyarakat terhadap kesehatan mental juga lebih tinggi dibandingkan dulu. Kita juga semakin banyak melihat pembanding-pembanding dalam kehidupan sehari-hari sehingga akhirnya itu menjadi sumber stres tersendiri,” ujarnya.
Meski demikian, dr. Ika mengingatkan bahwa healing yang dilakukan tanpa tujuan yang jelas justru bisa menjadi sumber masalah baru. Banyak orang menganggap jalan-jalan atau belanja impulsif sebagai solusi stres, padahal akar persoalannya belum terselesaikan.
“Ketika healing, kita perlu menyadari kebutuhan kita apa. Jangan sampai healing hanya menjadi pelarian atau upaya menghindari kenyataan. Healing yang berkualitas adalah yang sesuai dengan kebutuhan dan situasi kita,” kata dr. Ika.
Ia mencontohkan, seseorang yang memaksakan diri berlibur dengan biaya di luar kemampuan finansial justru berpotensi mengalami stres tambahan setelah pulang.
“Kadang ada yang sekadar pelarian, lalu over budget. Pulang healing ternyata tetap stres karena harus memikirkan kondisi keuangan. Itu justru menjadi persoalan baru,” jelasnya.
Menurut dr. Ika, healing tidak harus identik dengan kegiatan mahal. Aktivitas sederhana seperti relaksasi, meditasi, berjalan di alam terbuka, atau menikmati waktu tenang tanpa distraksi juga dapat menjadi sarana pemulihan mental yang efektif.
“Healing tidak selalu harus pergi jauh atau menghabiskan banyak uang. Yang penting adalah bagaimana kita bisa menyalurkan stres dengan cara yang sehat dan sesuai kebutuhan diri,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....