Pentingnya Gizi dan Kebersihan Makanan untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
- 14 Mei 2026 10:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Pemenuhan gizi seimbang dan keamanan pangan menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak sejak usia dini. Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Malang, Sutomo Rum Teguh Kaswari, SKM, M.Kes mengatakan perhatian terhadap kesehatan anak bahkan perlu dimulai sejak masa remaja, khususnya bagi calon ibu.
“Dalam masa pertumbuhan, terutama sejak lahir hingga usia dua tahun, perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat. Oleh karena itu, pemberian makanan harus dilakukan secara tepat, cukup, aman, dan responsif sesuai kebutuhan anak,” ujarnya dalam dialog Warung Gaul Pro 4 RRI Malang, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, selain memperhatikan kandungan gizi, orang tua juga harus memastikan kebersihan makanan yang diberikan kepada anak. Untuk bahan makanan segar seperti ikan, masyarakat diimbau memperhatikan tingkat kesegaran dari kondisi fisik, mata, dan insangnya. Sementara pada makanan kemasan, penting memeriksa komposisi bahan dan tanggal kedaluwarsa agar tetap aman dikonsumsi.
Pada kesempatan yang sama, Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Malang, Herni Purwantari, S.Gz, M.Sc menjelaskan pentingnya pemberian ASI pertama atau kolostrum bagi bayi baru lahir.
“Kolostrum sangat bermanfaat karena membantu melindungi usus dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi,” jelasnya.
Menurutnya, setelah usia enam bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI dengan tekstur lunak dan kandungan protein yang cukup. Namun demikian, ASI tetap menjadi sumber utama pemenuhan gizi anak.
Kebersihan makanan dan minuman anak juga perlu mendapat perhatian serius. Banyak kasus diare pada anak dipicu makanan yang kurang higienis maupun susu yang disimpan terlalu lama pada suhu ruang.
“Susu yang sudah dibuat sebaiknya tidak disimpan lebih dari satu jam pada suhu ruang karena dapat memicu pertumbuhan bakteri,” tambahnya.
Masyarakat juga dianjurkan memasak makanan sesuai kebutuhan agar tidak disimpan terlalu lama. Pada suhu ruang, makanan sebaiknya dikonsumsi maksimal dalam waktu empat jam guna menghindari risiko kontaminasi bakteri.
Selain pola makan sehat, pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu dan pemanfaatan buku KIA juga dinilai penting untuk mendukung kesehatan anak sejak dini hingga usia remaja. (Mey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....