Power Nap Singkat Bantu Tingkatkan Fokus dan Daya Tahan Tubuh

  • 12 Mei 2026 09:35 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kebiasaan tidur singkat atau power nap selama 10 hingga 30 menit disebut mampu membantu memulihkan energi dan meningkatkan kewaspadaan di tengah aktivitas harian. Praktik ini dinilai menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan mengonsumsi kafein berlebihan untuk melawan rasa kantuk saat bekerja.

Tidur singkat secara teratur dapat memberikan dampak positif bagi tubuh, termasuk meningkatkan sistem kekebalan dan membantu optimalisasi fungsi seluler.

Dokter penyakit dalam, Natasha Fuksina, menjelaskan bahwa kurang tidur dalam jangka panjang justru dapat memicu peningkatan zat pemicu peradangan dalam tubuh sekaligus melemahkan daya tahan tubuh.

Menurutnya, tidur singkat yang dilakukan secara konsisten dapat membantu tubuh memperbaiki proses pemulihan alami dan menjaga kondisi fisik tetap optimal selama beraktivitas.

Selain manfaat fisik, power nap juga disebut berdampak positif terhadap kesehatan mental dan kemampuan kognitif. Sleep Foundation mencatat bahwa istirahat singkat di siang hari dapat membantu memperbaiki suasana hati, meningkatkan fokus, serta mengurangi rasa lelah tanpa menimbulkan efek pusing setelah bangun tidur.

Tidur singkat juga memberi kesempatan bagi otak untuk beristirahat sejenak sehingga kemampuan berpikir dan konsolidasi memori kembali lebih optimal. Manfaat tersebut dinilai penting bagi pekerja maupun pelajar yang membutuhkan konsentrasi tinggi sepanjang hari.

Penelitian yang dilakukan NASA terhadap pilot dan astronaut bahkan menunjukkan bahwa tidur singkat terjadwal mampu meningkatkan kewaspadaan hingga 54 persen dan memperbaiki performa kerja sebesar 34 persen.

Sementara itu, ahli tidur Jeff Rodgers menyebut durasi ideal power nap berkisar antara 20 hingga 30 menit. Durasi tersebut dianggap cukup untuk mengembalikan energi tanpa membuat tubuh memasuki fase tidur terlalu dalam.

Tidur yang terlalu lama pada siang hari justru berisiko menyebabkan sleep inertia, yaitu kondisi tubuh terasa lemas, pusing, dan sulit fokus setelah bangun tidur.

Selain meningkatkan fokus dan energi, tidur singkat juga dilaporkan membantu menurunkan tingkat stres secara alami. Agar manfaatnya optimal, para ahli menyarankan power nap dilakukan sebelum sore hari sehingga tidak mengganggu pola tidur utama pada malam hari.

Dengan durasi yang tepat, kebiasaan tidur singkat dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga produktivitas sekaligus mendukung kesehatan tubuh dan pikiran di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....