Dinkes Kota Batu Waspadai Penyebaran Hantavirus

  • 11 Mei 2026 15:21 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Batu - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus menjelang libur panjang pertengahan Mei 2026. Hingga saat ini, Dinkes memastikan belum ditemukan kasus Hantavirus di wilayah Kota Batu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr. Icang Sarrazin, menjelaskan Hantavirus merupakan penyakit zoonosis atau penularan dari hewan ke manusia yang disebabkan virus dari genus Orthohantavirus.

“kementrian Kesehatan sudah mengeluarkan informasi tentang Hantavirus, yang disebabkan oleh virus golongan orthohantavirus yang penularannya dilepaskan melalui kotoran, urin dan air liur binatang pengerat,” katanya pada program Halo RRI, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, penularan Hantavirus dapat terjadi melalui debu yang terkontaminasi kotoran tikus, sentuhan pada selaput lendir, hingga gigitan tikus pembawa virus.

Gejala yang ditimbulkan antara lain demam tinggi, nyeri otot, tubuh terasa lemas, batuk, hingga sesak napas. Jika tidak segera ditangani, penyakit tersebut dapat memicu komplikasi serius pada paru-paru dan ginjal.

“Bisa menyebabkan hanta virus pulmonary syndrome atau gangguan pernafasan hebat dan hemorrhagic fever with renal syndrome,” jelasnya.

Dinkes Kota Batu mengimbau masyarakat meningkatkan kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan utama. Selain itu, masyarakat juga diminta menerapkan kembali pola hidup bersih dan sehat.

“Yang pertama kendalikan tikusnya, bersihkan dapur-dapur yang kotor dan simpan makanan dengan benar,. Jangan lupa terapkan protokol kesehatan, seperti saat Covid dulu,” pesan Icang melalui program Halo RRI.

Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur panjang, Dinkes Kota Batu juga melakukan sosialisasi kepada pengelola hotel dan tempat wisata terkait kewaspadaan terhadap Hantavirus.

“Kami sudah melaksanakan sosialisasi untuk selalu menjaga kebersihan hotel maupun tempat wisata terutama terkait bahaya tikus ini,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes Kota Batu memastikan fasilitas kesehatan di wilayahnya telah disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kasus Hantavirus.

“Lima puskesmas dan enam rumah sakit di Kota Batu sudah siap. Semuanya sudah mempunyai ruang isolasi untuk antisipasi bila ada kasus," tandasnya di akhir wawancara.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....