Medical Checkup Pranikah Penting untuk Deteksi Penyakit

  • 11 Mei 2026 12:13 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang : Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah dinilai penting untuk mengetahui kesiapan fisik calon pasangan, termasuk mendeteksi penyakit reproduksi maupun Infeksi Menular Seksual (IMS) sejak dini.

Dokter umum RSIA Galeri Candra, dr. Natasha Alzalsa saat menjadi narasumber dialog kesehatan di Pro 2 RRI Malang mengatakan, pemeriksaan kesehatan sebelum menikah kini juga menjadi bagian dari program pemerintah.

“Kalau mau menikah sekarang kita harus mengajukan dulu ke puskesmas atau fasilitas kesehatan pertama. Nanti akan dicek kondisi darah, vaksin, berat badan, tinggi badan, sampai kesiapan untuk kehamilan dan persalinan,” ujarnya, Senin (11/10/2026)

Menurut dr. Natasha, pemeriksaan dasar sebenarnya sudah bisa membantu mendeteksi beberapa kondisi kesehatan calon pasangan. Namun jika ingin pemeriksaan lebih mendalam, pasangan bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan.

“Kalau ingin lebih lanjut, bisa dilakukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi rahim apakah ada masalah seperti PCOS atau kista,” katanya.

Ia menegaskan, pemeriksaan USG sebelum menikah maupun sebelum hamil bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru, langkah tersebut dapat membantu penanganan lebih awal apabila ditemukan gangguan kesehatan reproduksi.

“Ada pasien yang sebelumnya tidak punya keluhan apa-apa, tapi setelah USG ternyata baru ketahuan ada PCOS atau kista. Jadi bisa diobati dulu sebelum persiapan kehamilan,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, dr. Natashajuga menyoroti pentingnya vaksin HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks pada perempuan. Saat ini, program vaksin HPV sudah mulai diberikan kepada siswi sekolah dasar.

“Karena dari sekian banyak kasus, kanker serviks itu penyebab utamanya HPV. Jadi preventif-nya memang harus sedini mungkin,” katanya.

Ia juga menyarankan perempuan yang belum mendapatkan vaksin HPV untuk segera berkonsultasi dengan dokter, terutama sebelum aktif secara seksual.

“Kalau belum aktif seksual sebaiknya langsung vaksin. Tapi kalau sudah aktif, biasanya perlu konsultasi dan pemeriksaan pap smear dulu,” jelasnya.

dr. Natasha menambahkan, keterbukaan pasangan soal riwayat kesehatan reproduksi juga menjadi hal penting sebelum menikah. Menurutnya, komunikasi terbuka dapat membantu pasangan menghadapi masalah kesehatan bersama-sama.

“Kalau kesehatan reproduksi saja nggak terbuka, gimana nanti waktu sudah menikah. Jadi harus jujur dari awal,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....