Fenomena Vape Jadi Tren Anak Muda, BNN Ingatkan Bahaya yang Mengintai

  • 09 Mei 2026 20:02 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Fenomena penggunaan vape atau rokok elektrik semakin marak di kalangan anak muda Indonesia. Bentuknya yang modern, rasa yang beragam, serta desain yang estetik membuat vape dianggap sebagai bagian dari gaya hidup masa kini.

Namun di balik popularitasnya, vape mulai menjadi perhatian serius dari Badan Narkotika Nasional atau BNN. Menurut BNN, banyak pengguna vape yang tidak mengetahui kandungan cairan atau liquid yang mereka gunakan. Beberapa hasil penelitian bahkan menemukan adanya cairan vape yang positif mengandung narkotika sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan dan masa depan generasi muda.

“Bahaya vape tidak hanya soal kecanduan nikotin, tetapi juga potensi penyalahgunaan narkotika. Generasi muda harus berpikir kritis dan mulai mengurangi penggunaan vape. Jangan sampai tren sesaat justru merusak masa depan,” ujar Budi Hariyanto, S.E., M.M, Katim Pencegahan BNN Kota Batu kepada RRI, Sabtu (9/5/2026).

Melalui berbagai kegiatan sosialisasi, BNN terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan vape yang mengandung zat berbahaya hingga narkotika. Tim pencegahan BNN aktif turun langsung ke sekolah, kampus, instansi pemerintah, hingga komunitas masyarakat. Edukasi dilakukan melalui media sosial, televisi, baliho, hingga tatap muka agar masyarakat semakin sadar terhadap risiko penggunaan vape.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....