Cegah Stunting sejak dalam Kandungan, Perhatikan Nutrisi Ibu Hamil

  • 08 Mei 2026 14:41 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang: Kasus stunting masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Tidak hanya terjadi setelah anak lahir, stunting ternyata sudah bisa bermula sejak bayi masih berada dalam kandungan. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin, terutama dengan memastikan kondisi kesehatan dan kecukupan gizi ibu hamil. Hal tersebut disampaikan oleh dr Edza Akelei Ryantifa, SpOG dalam dialog Indonesia Sehat Bersama RRI Malang mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan, Jumat (8/5/2026).

Menurut dr Edza, pertumbuhan otak dan organ tubuh janin dimulai sejak awal kehamilan. Apabila ibu mengalami kekurangan nutrisi selama masa tersebut, maka risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, prematur, hingga mengalami stunting akan semakin tinggi. Ia menegaskan bahwa masa kehamilan merupakan periode yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan.

“Pertumbuhan otak bayi itu dimulai sejak dalam kandungan. Jadi kalau sejak hamil ibu kekurangan gizi, risiko bayi lahir kecil, prematur, bahkan stunting itu bisa terjadi sejak lahir,” jelas dr Edza. Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat masih menganggap stunting hanya dipengaruhi pola makan anak setelah lahir, padahal faktor selama kehamilan memegang peranan besar.

Dokter kandungan dari RSI Masyithoh Bangil Pasuruan tersebut juga mengingatkan pentingnya pemenuhan nutrisi ibu hamil. Nutrisi seperti zat besi, asam folat, vitamin D, kalsium, omega-3, dan protein harus dipenuhi agar pertumbuhan janin berjalan optimal. Menurutnya, kebutuhan gizi ibu hamil tidak selalu dapat dipenuhi hanya dari makanan sehari-hari, sehingga diperlukan tambahan suplemen sesuai anjuran dokter.

“Kadang ibu merasa sudah makan banyak, padahal belum tentu kebutuhan gizinya terpenuhi. Contohnya kebutuhan zat besi saat hamil itu tinggi sekali. Tidak cukup hanya dari makanan biasa, sehingga tetap perlu tablet tambah darah atau suplemen sesuai kebutuhan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan ibu hamil agar tidak sembarangan mengabaikan konsumsi vitamin dan pemeriksaan rutin selama kehamilan.

Selain gizi, dr Edza menekankan pentingnya kontrol kehamilan secara rutin untuk memantau perkembangan janin. Pemeriksaan berkala membantu tenaga kesehatan mendeteksi lebih awal bila ada gangguan pertumbuhan janin. Ia mengimbau ibu hamil untuk rutin memeriksakan kandungan ke dokter, bidan, maupun posyandu agar kondisi ibu dan bayi tetap terpantau hingga persalinan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....