Risiko Obat Nyeri Jangka Panjang

  • 02 Mei 2026 10:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang: Obat pereda nyeri memang efektif untuk meredakan keluhan dalam waktu cepat, namun penggunaannya dalam jangka panjang tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan risiko serius.

Menurut dr. Farlyzhar, Sp.An-TI, dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif yang berpraktik di RSSA Malang dan Klinik Nurona, Sabtu (2/5/2026) salah satu efek samping yang paling sering terjadi adalah gangguan pada sistem pencernaan, terutama lambung.

“Obat seperti asam mefenamat memang efektif, tapi kalau digunakan terus-menerus bisa berdampak pada lambung,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa penggunaan obat tidak boleh menjadi solusi utama tanpa diagnosis yang jelas. Jika nyeri berlangsung lebih dari beberapa hari, pasien perlu segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau nyeri lebih dari lima hari tidak membaik, sebaiknya segera konsultasi ke dokter,” tambahnya.

Dalam praktik klinis modern, terapi nyeri juga mulai bergeser ke arah intervensi langsung, seperti injeksi pada titik nyeri tertentu untuk membantu regenerasi jaringan. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena tidak hanya meredakan gejala, tetapi juga memperbaiki penyebabnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....