USG Fetomaternal, Kunci Deteksi Dini Janin

  • 12 Apr 2026 07:49 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pemeriksaan kehamilan saat ini semakin berkembang dengan hadirnya layanan fetomaternal yang bisa memantau lebih komprehensif pada kondisi ibu dan janin. Layanan ini menjadi penting, terutama bagi ibu dengan kehamilan berisiko tinggi, karena mampu mendeteksi berbagai kemungkinan komplikasi sejak dini. Salah satu pemeriksaan unggulan dalam layanan ini adalah USG fetomaternal, yang dikenal memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan USG kehamilan biasa.

Bidan Poli RSIA Galeri Candra, Megalia Malichatul Zannah, A.Md.Keb, dalam dialog Malang Siang Ini mengatakan bahwa fetomaternal adalah pendekatan pelayanan yang fokus pada kesehatan ibu dan janin secara menyeluruh. “Fetomaternal itu bukan hanya melihat kondisi janin saja, tetapi juga bagaimana kondisi ibu memengaruhi tumbuh kembang janin, terutama pada kehamilan dengan faktor risiko,” ujarnya.

Menurutnya, USG fetomaternal menjadi salah satu alat penting dalam mendukung evaluasi tersebut. Pemeriksaan ini mampu menampilkan gambaran organ janin secara lebih detail, termasuk jantung, otak, hingga organ vital lainnya. “Dengan USG fetomaternal, kita bisa mendeteksi lebih dini jika ada kelainan pada janin, sehingga penanganannya bisa direncanakan lebih cepat dan tepat,” jelasnya kepada RRI Malang pada Jumat (10/4/2026).

Selain untuk mendeteksi kelainan, USG ini juga berperan dalam memantau pertumbuhan janin dan kondisi lingkungan dalam rahim. Mulai dari jumlah air ketuban, posisi plasenta, hingga aliran darah antara ibu dan janin dapat dinilai melalui teknologi Doppler. “Kami juga bisa melihat apakah janin mendapatkan nutrisi yang cukup atau tidak, serta mendeteksi risiko seperti preeklamsia atau gangguan tali pusat,” tambahnya.

Megalia juga menekankan bahwa pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi ibu hamil dengan kondisi tertentu, seperti usia di bawah 20 tahun atau di atas 35 tahun, memiliki riwayat kehamilan bermasalah, atau menderita penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi. Meski demikian, ia menyarankan agar ibu hamil tanpa keluhan pun tetap mempertimbangkan pemeriksaan ini. “Meskipun tidak ada keluhan, USG fetomaternal tetap bermanfaat untuk memastikan kondisi janin dalam keadaan optimal,” katanya.

Megalia mengatakan waktu ideal untuk melakukan USG fetomaternal adalah pada trimester kedua, yaitu usia kehamilan 18 sampai 24 minggu, ketika struktur organ janin sudah dapat terlihat dengan jelas. Pemeriksaan juga dapat dilakukan lagi pada trimester ketiga untuk memantau pertumbuhan dan kesejahteraan janin. Dengan deteksi yang lebih dini dan akurat, diharapkan proses kehamilan hingga persalinan dapat berjalan lebih aman serta memberikan ketenangan bagi ibu dan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....