Kenali Pangan Fortifikasi, Upaya Penuhi Kebutuhan Gizi Masyarakat
- 11 Apr 2026 15:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM RI) terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pangan fortifikasi sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi. Pangan fortifikasi merupakan pangan yang telah mengalami perbaikan atau pengayaan zat gizi tertentu guna meningkatkan nilai gizinya.
Berdasarkan regulasi yang berlaku, fortifikasi pangan dilakukan dengan menambahkan zat gizi mikro pada bahan makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama pada kelompok yang rentan mengalami kekurangan gizi. Upaya ini menjadi penting di tengah masih adanya permasalahan gizi di Indonesia.
BPOM menjelaskan bahwa pangan fortifikasi memiliki berbagai manfaat signifikan bagi kesehatan. Di antaranya adalah mencegah risiko kekurangan zat gizi mikro, mendukung tumbuh kembang anak, serta membantu menurunkan risiko stunting. Dengan konsumsi pangan fortifikasi secara rutin, masyarakat dapat memperoleh asupan nutrisi yang lebih optimal.
Beberapa contoh pangan fortifikasi yang umum ditemui di Indonesia antara lain minyak goreng sawit, tepung terigu, dan garam konsumsi. Minyak goreng sawit difortifikasi dengan vitamin A atau provitamin A yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan penglihatan. Sementara itu, tepung terigu diperkaya dengan zat besi, seng, vitamin B1, vitamin B2, serta asam folat untuk menunjang kesehatan tubuh.
Selain itu, garam konsumsi beriodium menjadi salah satu contoh penting fortifikasi yang berperan dalam perkembangan otak dan fungsi kognitif anak. Kekurangan iodium diketahui dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan, sehingga konsumsi garam beriodium sangat dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kampanye ini, BPOM RI mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih pangan yang dikonsumsi. Dengan mengenali dan mengonsumsi pangan fortifikasi secara tepat, diharapkan kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata, sekaligus mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....