Cemas Berkepanjangan Picu Kelelahan Tubuh

  • 16 Mar 2026 11:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO. ID, Malang – Rasa khawatir ternyata tidak hanya berdampak pada pikiran, namun juga dapat menyebabkan tubuh merasa sangat lelah. Para pakar menyatakan bahwa kecemasan bisa memicu peningkatan hormon stres yang membuat energi terkuras, dan kelelahan ini dapat bertahan cukup lama meskipun seseorang telah beristirahat.

Dilansir dari Healthline, Senin (16/3/2026), kecemasan menimbulkan respon "bertarung atau melarikan diri" di dalam tubuh, yang meningkatkan denyut jantung, memperpendek napas, menegangkan otot, hingga mengganggu sistem pencernaan. Keadaan ini mengambil banyak energi sehingga tubuh akan merasa lelah setelah kecemasan mereda. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa mereka yang mengalami generalized anxiety disorder (GAD), terutama wanita, lebih sering mengalami kelelahan fisik dan mental karena pola pikir negatif yang terus berulang.

Terdapat hubungan timbal balik antara kecemasan dan tidur. Kecemasan bisa mengakibatkan kesulitan tidur atau terbangun di malam hari, sementara kurang tidur malah dapat memperburuk rasa cemas. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa individu dengan insomnia hampir 10 kali lebih mungkin mengalami kecemasan dibandingkan mereka yang tidur dengan baik. Risiko yang sama juga dialami oleh pekerja shift malam akibat terjadinya gangguan pada ritme sirkadian.

Paparan stres yang berkepanjangan dapat merugikan kesehatan, mulai dari gangguan ingatan hingga isu jantung. Kondisi ini bahkan telah dihubungkan dengan sindrom kelelahan kronis, di mana seseorang merasa sangat letih meskipun sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Untuk mengurangi kelelahan yang disebabkan oleh kecemasan, para ahli menyarankan beberapa langkah seperti meningkatkan kualitas tidur, melakukan olahraga secara teratur, bermeditasi, menjaga pola makan yang sehat, serta menghindari makanan yang mengandung banyak gula dan lemak jenuh. Berbicara dengan psikolog atau psikiater juga bisa membantu mengidentifikasi pemicu kecemasan dan cara untuk mengatasinya. Dalam beberapa situasi, obat untuk kecemasan mungkin dibutuhkan berdasarkan penilaian dari tenaga kesehatan.

Ahli kesehatan menekankan bahwa jika kecemasan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, interaksi dengan orang lain, atau kualitas tidur, sangat penting untuk segera mencari bantuan dari profesional. Penanganan yang cepat dapat mencegah masalah semakin parah dan membantu memulihkan kesehatan fisik serta mental.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....