ASI Booster, Tren atau Kebutuhan?

  • 14 Mar 2026 11:17 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Fenomena ASI booster belakangan semakin populer di kalangan ibu menyusui. Berbagai produk maupun makanan yang diklaim dapat meningkatkan produksi ASI banyak dibicarakan di media sosial dan komunitas parenting. Mulai dari minuman herbal hingga suplemen khusus, semuanya disebut dapat membantu memperlancar produksi ASI.

Produksi ASI sebenarnya tidak hanya dipengaruhi oleh makanan tertentu. Menurut Ahli Gizi RSIA Galeri Candra, Novel Enayana Putri, A.Md.Gz, faktor utama yang memengaruhi produksi ASI justru berasal dari frekuensi menyusui bayi. Semakin sering bayi menyusu, maka tubuh ibu akan merespons dengan meningkatkan produksi ASI.

“Produksi ASI biasanya akan semakin banyak jika bayi sering disusui. Semakin sering menyusui, tubuh ibu akan merangsang hormon yang memicu produksi ASI,” jelas Novel kepada RRI Malang pada Sabtu (14/3/2026).

Meski demikian, beberapa jenis makanan memang dikenal dapat membantu memperlancar produksi ASI secara alami. Beberapa di antaranya adalah sayuran hijau seperti daun katuk, daun kelor, kangkung, hingga brokoli. Selain itu, kacang-kacangan dan buah kurma juga sering disebut sebagai makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

“Ada beberapa makanan yang dikenal sebagai ASI booster alami seperti daun katuk, daun kelor, kangkung, brokoli, serta kacang-kacangan. Kurma juga dipercaya dapat membantu meningkatkan hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI,” ujar Novel.

Selain asupan makanan, kondisi psikologis ibu juga sangat berpengaruh terhadap produksi ASI. Stres, kelelahan, dan kurang tidur dapat memengaruhi kesehatan ibu menyusui sekaligus kualitas ASI yang dihasilkan. Karena itu, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar juga sangat penting bagi ibu yang sedang menyusui.

Menurut Novel, ibu menyusui juga perlu memastikan kebutuhan energi hariannya tercukupi. Ia menjelaskan bahwa ibu menyusui membutuhkan tambahan sekitar 300 hingga 500 kalori per hari untuk mendukung produksi ASI. Dengan pola makan seimbang, istirahat cukup, serta menyusui secara rutin, produksi ASI biasanya dapat berjalan dengan baik tanpa harus selalu bergantung pada produk tertentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....