Menu Buka Puasa yang Bikin Perut “Menjerit”
- 25 Feb 2026 05:00 WIB
- Malang
RRI.CO.ID – Malang: Setelah seharian penuh berpuasa, tubuh berada dalam kondisi sangat sensitif terhadap setiap asupan makanan maupun minuman. Pemilihan menu berbuka yang kurang tepat dapat memicu gangguan lambung serius serta menimbulkan rasa tidak nyaman berkepanjangan.
Dilansir dari Gracioushealthy, Senin (24/02/2026), kategori pertama disebut sebagai cairan jahat yang sering dikonsumsi masyarakat saat berbuka puasa. Contohnya adalah es teh manis berlebihan serta kopi susu kekinian dengan kandungan gula yang sangat tinggi.
Minuman tinggi gula dapat memicu lonjakan kadar glukosa darah secara cepat dan signifikan dalam waktu singkat. Kondisi tersebut membuat tubuh mudah lemas, cepat lapar kembali, serta meningkatkan risiko gangguan metabolik jangka panjang.
Kategori berikutnya adalah lemak jahat yang umumnya berasal dari aneka gorengan populer saat bulan Ramadan. Bakwan, tahu isi, cireng, kentang goreng, dan kerupuk sering menjadi pilihan utama masyarakat ketika berbuka puasa.
Makanan tinggi lemak jenuh dapat memperlambat proses pengosongan lambung setelah seharian tidak menerima asupan makanan. Akibatnya perut terasa penuh, begah, tidak nyaman, serta dapat memicu peningkatan produksi asam lambung berlebih.
Kelompok lain disebut sebagai perusak mukosa lambung karena cita rasanya yang cenderung sangat pedas. Seblak, sambal ulek, serta mie instan berpotensi mengiritasi lapisan dinding lambung yang sedang sensitif.
Selain itu terdapat kategori berat berupa nasi padang dalam porsi besar saat waktu berbuka puasa. Konsumsi berlebihan sekaligus dapat membebani sistem pencernaan yang baru kembali aktif setelah istirahat panjang.
Ahli gizi menyarankan agar berbuka diawali dengan minum air putih dan makanan ringan bergizi. Pilihan kurma, buah segar, serta makanan rendah lemak dinilai lebih aman bagi kesehatan lambung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....