Indahnya Proses Autofagi saat Berpuasa

  • 25 Feb 2026 04:57 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID – Malang: Proses autofagi menjadi sorotan dalam dunia sains kesehatan modern karena manfaatnya yang luas bagi keseimbangan dan peremajaan sel tubuh manusia. Mekanisme biologis ini disebut aktif secara alami ketika seseorang menjalani puasa teratur dengan durasi dan pola yang konsisten.

Autofagi merupakan sistem pembersihan alami yang dimiliki setiap sel untuk menjaga fungsi dan stabilitas internal tubuh. Saat puasa berlangsung, tubuh secara otomatis mengaktifkan mekanisme audit internal dan perbaikan sel secara optimal.

Dilansir dari jurnal Cell Metabolism tahun 2017, Senin (24/02/2026), penelitian menjelaskan manfaat puasa antarwaktu terhadap aktivasi autofagi sistemik. Studi tersebut menunjukkan autofagi berperan penting menjaga keseimbangan metabolisme, fungsi organ, serta efisiensi energi tubuh.

Riset terbaru dalam jurnal Aging Cell tahun 2026 turut menyoroti efek puasa terhadap proses peremajaan sel. Temuan itu mengaitkan autofagi dengan perbaikan fungsi mitokondria, peningkatan energi sel, serta kesehatan pembuluh darah.

Jika mekanisme autofagi terganggu atau tidak berjalan optimal, tubuh dapat mengalami ketidakseimbangan metabolisme yang signifikan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kemampuan alami tubuh dalam memperbaiki kerusakan dan menjalankan proses penyembuhan.

Melalui proses autofagi, sel mampu mengenali bagian yang rusak atau tidak berfungsi dengan presisi tinggi. Sel kemudian memperbaiki organel, membuang akumulasi toksin, serta mengoptimalkan kembali kinerja sistem metabolisme.

Banyak orang melaporkan tubuh terasa lebih ringan, segar, dan fokus setelah menjalani puasa secara rutin. Secara biologis, kondisi tersebut berkaitan erat dengan proses perbaikan dan regenerasi sel yang sedang berlangsung aktif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....