Ramadan Momentum Terbaik Tinggalkan Rokok

  • 22 Feb 2026 08:48 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Konsumsi rokok dapat memicu berbagai gangguan kesehatan serius. Mulai dari gangguan pernapasan, penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, dan jantung koroner, hingga kanker serta gangguan reproduksi dan kehamilan.

Menariknya, selama bulan Ramadhan banyak perokok sebenarnya sudah berlatih menahan diri. Dengan niat ikhlas dan motivasi kuat, mereka mampu tidak merokok sejak terbit fajar hingga terbenam matahari selama satu bulan penuh.

Kondisi ini menjadi momentum berharga untuk benar benar berhenti merokok. Kebiasaan baik yang terbangun selama puasa diharapkan bisa terus dilanjutkan setelah Ramadhan berakhir.

Melalui laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Minggu (22/02/2026), terdapat beberapa cara berhenti merokok yang dapat dicoba. Cara pertama adalah berhenti seketika, yakni jika hari ini masih merokok, maka besok langsung berhenti total tanpa menunda.

Metode ini memang terdengar berat, namun memiliki peluang keberhasilan yang cukup besar. Tekad kuat dan komitmen pribadi menjadi kunci utama dalam menjalankan cara ini.

Cara kedua adalah metode penundaan secara bertahap setelah waktu berbuka puasa. Misalnya pada hari pertama rokok dihisap satu jam setelah berbuka, lalu hari berikutnya dua jam setelah berbuka.

Penundaan ini dilakukan terus menerus hingga pada hari keempat atau sesuai target akhirnya berhenti sama sekali. Bila perlu, setiap tahap penundaan bisa dilakukan selama dua hari agar prosesnya terasa lebih ringan.

Cara ketiga adalah pengurangan jumlah rokok secara bertahap setiap hari. Contohnya dari sepuluh batang per hari, kemudian turun menjadi delapan batang setelah satu atau dua hari, hingga akhirnya mencapai nol batang.

Manfaat berhenti merokok pun dapat dirasakan dalam waktu singkat. Dalam dua puluh menit setelah berhenti, tekanan darah, denyut jantung, dan aliran darah tepi mulai membaik, dan setelah lima belas tahun risiko jantung serta stroke dapat turun setara dengan orang yang tidak pernah merokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....