Dokter Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Virus Nipah
- 10 Feb 2026 09:19 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Dokter mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya virus Nipah. Langkah antisipasi ini dinilai penting untuk mencegah potensi penularan virus tersebut.
Dokter Penanggung Jawab Klaster Dewasa dan Lansia, Puskesmas Polowijen, dr. Sri Amiretno Damayanti, menekankan pencegahan utama virus nipah. “Masyarakat harus menghindari kontak langsung dengan hewan berisiko infeksi virus nipah,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Hewan berisiko penularan virus Nipah adalah kelelawar pemakan buah atau kalong dan babi. Kontak langsung dengan hewan tersebut perlu dihindari untuk mencegah penularan virus nipah.
Masyarakat juga diminta menghindari konsumsi makanan yang terkontaminasi hewan penular virus tersebut. Buah dengan bekas gigitan hewan yang terinfekfsi dianjurkan tidak boleh dikonsumsi.
Seluruh buah dan sayuran wajib dicuci bersih sebelum dikonsumsi. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi risiko paparan virus nipah.
Penggunaan alat pelindung diri (APD) juga diperlukan saat membersihkan kotoran hewan. Daging hewan juga harus dimasak hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.
“Rajin cuci tangan pakai sabun setelah kontak dengan hewan berisiko menularkan virus tersebut merupakan langkah utama,” terang dr. Tanti. Kebiasaan hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama dalam pencegahan virus nipah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....