Pola Penularan Virus Nipah Menyebar dari Hewan Terinfeksi

  • 05 Feb 2026 09:27 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Dokter Puskesmas Polowijen menjelaskan pola penularan virus Nipah ke manusia. Virus ini dapat menyebar dari hewan yang terinfeksi virus hingga antar manusia.

Dokter Penanggung Jawab Klaster Dewasa dan Lansia, Puskesmas Polowijen, dr. Sri Amiretno Damayanti, menyebut penularan virus ini bermula dari hewan. “Seseorang bisa terinfeksi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus nipah,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Hewan penular utama virus Nipah adalah kelelawar pemakan buah atau kalong dan babi. Kontak langsung dengan hewan tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi virus nipah.

Selain itu, virus Nipah dapat menular melalui makanan atau minuman terkontaminasi oleh hewan yang terinfeksi virus tersebut. Buah mentah yang tercemar air liur kelelawar menjadi salah satu sumber penularan virus nipah.

Penularan juga dapat terjadi melalui kontak dekat dengan cairan tubuh penderita virus tersebut. Hal ini memungkinkan virus nipah menyebar antar manusia.

Penularan awal dari hewan ke manusia disebut sebagai spillover event. Setelah terinfeksi, seseorang berpotensi menularkan virus ke orang lain.

“Awalnya dari binatang ke manusia, lalu bisa menyebar antar manusia,” jelas dr. Tanti. Masyarakat diimbau dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....