Dead Hang, Tahapan Aman Menuju Pull Up

  • 19 Des 2025 17:19 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Latihan dead hang disebut sebagai salah satu tahapan penting yang sering diabaikan oleh pegiat kebugaran sebelum melakukan pull up. Personal trainer profesional, Alexander Agung, mengatakan banyak orang terlalu fokus pada hasil akhir tanpa mempersiapkan tubuh secara bertahap.

“Pull up sering dijadikan ajang pembuktian. Padahal kalau fondasinya belum kuat, risikonya cedera,” kata Alex, Jumat (19/12/2025).

Dead hang merupakan latihan isometrik yang melatih kekuatan genggaman, kestabilan bahu, serta kontrol tubuh saat menahan beban sendiri. Latihan ini dinilai penting sebelum masuk ke gerakan pull up yang bersifat dinamis.

Alex menyarankan dead hang dilakukan selama 20–30 detik per set, sebanyak 3 hingga 5 set, dan ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

Setelah dead hang, latihan dapat dilanjutkan ke active hang dan scapular pull up. Tahapan ini membantu tubuh mengenali pola gerak pull up tanpa tekanan berlebihan.

“Di situ tubuh belajar kontrol. Jadi bukan asal narik,” ujarnya.

Selain latihan, faktor berat badan juga disebut memengaruhi kemampuan pull up. Semakin berat tubuh seseorang, semakin besar kekuatan yang dibutuhkan untuk mengangkatnya.

Dari sisi nutrisi, Alex menekankan pentingnya asupan protein dan mineral untuk mendukung pemulihan otot. Ia menyebut latihan tanpa nutrisi yang cukup akan memperlambat progres.

“Latihan boleh rajin, tapi makan juga harus benar,” katanya.

Ia menegaskan, pull up seharusnya tidak dijadikan ajang pamer. Menurutnya, progres yang aman dan konsisten jauh lebih penting.

“Lebih baik gantung dulu tapi rutin, daripada maksa pull up tapi cedera,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....