Serangan Siber Tembus 5,5 Miliar, KCL Singhasari Siapkan Prodi Cyber Security
- 03 Okt 2026 16:47 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Ancaman serangan siber yang terus meningkat mendorong King’s College London (KCL) Singhasari menyiapkan program magister Advanced Cyber Security. Program tersebut ditargetkan mulai dibuka pada September 2027.
King’s College London (KCL) Singhasari, Kabupaten Malang, akan membuka program magister Advanced Cyber Security sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman siber di Indonesia.
Program tersebut menjadi salah satu dari dua program studi baru yang diperkenalkan dalam soft launching di KCL Singhasari. Program lainnya adalah Digital Law.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penguatan sumber daya manusia di bidang keamanan siber menjadi kebutuhan mendesak. Hal itu seiring meningkatnya serangan terhadap sistem pemerintahan, perbankan, dan sektor swasta.
Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sekitar 5,5 miliar serangan siber tercatat sepanjang 2025. Sementara pada periode Januari hingga April 2026, jumlah serangan siber telah mencapai sekitar 1,52 miliar.
“Artinya, kita harus memproteksi data kita, memproteksi keamanan semuanya. Apakah dari keamanan nasional, keamanan perbankan kita, dan sektor-sektor swasta lainnya,” kata Khofifah, Sabtu 3 Oktober 2026.
Ia mengatakan, ancaman tersebut semakin kompleks karena perkembangan kecerdasan buatan. Indonesia membutuhkan tenaga ahli dengan keterampilan yang mampu menghadapi berbagai bentuk serangan digital.
Khofifah mengaku telah menyampaikan rencana pembukaan program magister Advanced Cyber Security kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BRIN.
Selain keamanan siber, KCL Singhasari juga menyiapkan program Digital Law. Program itu diharapkan mendukung kebutuhan hukum dalam pengelolaan data, transaksi digital, perlindungan privasi, dan keamanan sektor keuangan.
“Dua program studi ini dibutuhkan untuk memproteksi keamanan nasional secara keseluruhan maupun data-data, terutama data perbankan kita,” ujarnya.
Keamanan siber, serangan siber, BSSN, KCL Singhasari, Advanced Cyber Security, Digital Law, perlindungan data, Khofifah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....