Prestasi Internasional, SMAN 9 Malang Koleksi 16 Medali ASEAN Olympiad 2026

  • 21 Sep 2026 15:41 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Prestasi internasional ditorehkan siswa SMA Negeri 9 Kota Malang dalam ajang ASEAN Olympiad 2026 di Malaysia. Dari empat bidang lomba yang diikuti, delegasi SMAN 9 Malang berhasil membawa pulang 16 medali, terdiri atas tiga emas, lima perak, dan delapan perunggu.

Prestasi tersebut diraih dalam rangkaian program Student Exchange & ASEAN Olympiad 2026 yang berlangsung 6-12 September 2026. Sebanyak 15 siswa terpilih SMAN 9 Malang mengikuti kompetisi yang berlangsung di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) .

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program internasional yang mempertemukan pelajar dari kawasan Asia Tenggara, diikuti sekitar 500 siswa dari berbagai negara: Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Kamboja

Guru pendamping dari SMAN 9 Malang, Iskandar mengatakan keikutsertaan siswa dalam kegiatan internasional menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membangun pengalaman berinteraksi dengan lingkungan pendidikan dan pelajar dari negara lain.

“Keikutsertaan dalam ASEAN Olympiad ini bukan hanya tentang mendapatkan medali. Anak-anak mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat internasional, belajar beradaptasi, berkomunikasi, dan mengenal budaya serta lingkungan pendidikan di negara lain,” kata Iskandar kepada RRI, Senin 21 September 2026.

Dari empat bidang yang dilombakan, capaian siswa SMAN 9 Malang tersebar pada Matematika, Bahasa Inggris, Biologi, dan Public Talk.

Pada bidang Matematika, Rizki Wirasena Atmaja meraih medali perak. Tiga medali perunggu diraih Hisham Sharif Firdaus, Aaqil Citra Iftikhar Quinian, dan Ali Wasil Nugroho.

Di bidang Bahasa Inggris, Tatya Cahya Fitria meraih emas, Athiyyah Shafa Aurelia Rafie meraih perak, sedangkan Rayyan Ramadhan Sulistyo dan Pangeran Putrakhira Triyuwono memperoleh perunggu.

Untuk bidang Biologi, medali emas diraih Adelard Shahzad Zeehan, sedangkan Athiyyah Shafa Aurelia Rafie kembali meraih medali perak.

Sementara pada bidang Public Talk, Tatya Cahya Fitria kembali mencatat prestasi dengan meraih emas. Dua medali perak diraih Orlena Janeeta Sugiarta dan Sabrina Shafa Herdita. Tiga medali perunggu diraih Rayyan Ramadhan Sulistyo, Anya Kalia Nirwasita Wilona, dan Ali Wasil Nugroho.

Iskandar mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kesiapan siswa sebelum mengikuti kompetisi. Menurutnya, tantangan utama bagi peserta bukan hanya menguasai materi lomba, tetapi juga membangun kepercayaan diri ketika harus berkompetisi dan berinteraksi dalam lingkungan internasional.

“Anak-anak kami dorong untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, tetapi yang paling penting adalah keberanian mereka untuk tampil. Di sana mereka tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga mengikuti student exchange, workshop, dan berinteraksi dengan pelajar dari negara lain,” ungkapnya.

Selain kompetisi, para peserta mengikuti program pertukaran pelajar di sekolah mitra, workshop pendamping, serta kunjungan edukasi di sejumlah wilayah Malaysia dan Singapura. Rangkaian kegiatan membawa delegasi SMAN 9 Malang ke Kuala Lumpur, Terengganu, Genting, dan Johor, serta Singapura. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat secara langsung lingkungan pendidikan dan kehidupan masyarakat di negara lain.

Salah satu peraih medali, Tatya Cahya Fitria, berhasil memperoleh dua medali emas, masing-masing dari bidang Bahasa Inggris dan Public Talk. Tatya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama tujuh hari bersama delegasi siswa SMAN 9 Malang. Selain menguji kemampuan akademik dan komunikasi, pengalaman tersebut juga mempertemukannya dengan peserta dari negara lain.

“Senang dan bangga, kami punya pengalaman mengikuti kompetisi internasional, bertemu dengan peserta lintas negara, dan berhasil membawa banyak medali. Proses meraih dua medali emas, dan kesan mengikuti student exchange,” ujar Tatya bersemangat.

Bagi SMAN 9 Malang, menurut Iskandar, capaian 16 medali sekaligus pengalaman mengikuti program internasional tersebut menjadi bekal penting bagi siswa setelah kembali ke sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat ini menegaskan pengalaman yang diperoleh para peserta tidak berhenti pada pencapaian kompetisi, tetapi memotivasi siswa terus mengembangkan kemampuan dan berbagi pengalaman dengan siswa lainnya di SMAN 9 Malang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....