UMM Dampingi Pembibitan Kopi Endemik dan Pembuatan Solar Dome di Tlekung
- 13 Agt 2026 11:07 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus melakukan pendampingan kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sumber Makmur Sembada, Desa Tlekung, Selasa (11/8/2026). Pendampingan kali ini berfokus pada evaluasi perkembangan pembibitan kopi endemik melalui teknik stek dan grafting sekaligus sosialisasi pembuatan solar dome untuk mendukung proses pascapanen kopi. Kegiatan ini menjadi bagian dari skema pemberdayaan kelompok tani hutan melalui inovasi solar dome dryer berbasis IoT kopi endemik untuk penguatan ekonomi di kawasan hutan lindung.
Kegiatan yang berlangsung di Pemain Lama tersebut diikuti mahasiswa KKN, dosen UMM, pengurus LPHD, serta anggota kelompok tani hutan. Sosialisasi diawali dengan pemaparan perkembangan bibit kopi yang telah diperbanyak beberapa minggu sebelumnya. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai pembuatan solar dome sebagai fasilitas pendukung pengeringan kopi.
Mahasiswa UMM, Anwar, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 130 bibit kopi hasil stek dan 36 bibit hasil grafting yang terus dipantau. Menurutnya, pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari penelitian mengenai teknik perbanyakan tanaman kopi.
“Saat ini terdapat 130 bibit kopi hasil stek dan 36 bibit hasil grafting yang terus kami pantau perkembangannya. Kami juga melakukan penelitian terkait teknik stek dan grafting, sehingga setiap perkembangan bibit terus kami dokumentasikan dan evaluasi,” jelas Anwar.
Selain pembibitan, dosen Program Studi Kehutanan UMM, Ramli, turut memberikan penjelasan mengenai solar dome. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu proses pengeringan kopi agar berlangsung lebih cepat dan merata. Penggunaan solar dome juga diharapkan dapat menjaga kualitas buah kopi sekaligus mengurangi risiko munculnya jamur maupun cacat pada buah.
“Solar dome dirancang agar proses pengeringan lebih cepat dan merata, kualitas buah kopi tetap terjaga, serta mengurangi risiko jamur maupun cacat buah kopi. Harapannya, kualitas kopi meningkat sehingga nilai jualnya juga ikut naik,” ujar Ramli.
Ramli menambahkan, solar dome dirancang dengan konsep knockdown sehingga dapat dibongkar dan dipasang kembali sesuai kebutuhan. Teknologi tersebut juga dinilai mudah dipelajari dan dirawat oleh masyarakat. Dalam proses pembangunannya, UMM turut mengajak Kelompok Tani Hutan untuk bergotong royong, sementara mahasiswa akan memberikan pendampingan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami juga meminta bantuan kepada Kelompok Tani Hutan untuk bergotong royong membangun solar dome ini. Teman-teman mahasiswa juga akan mendampingi selama proses pembangunan. Kalau ada alat maupun bahan yang dibutuhkan, nanti kita siapkan bersama,” tambahnya.
Kehadiran solar dome diharapkan dapat menjadi fasilitas yang membantu menjaga kualitas biji kopi setelah panen sebelum memasuki tahap pengolahan berikutnya. Sementara itu, pengembangan bibit melalui teknik stek dan grafting diharapkan dapat mendukung ketersediaan bibit kopi endemik bagi masyarakat.
Ketua LPHD Sumber Makmur Sembada, Ismail, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan dosen dan mahasiswa UMM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tlekung sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen dan adik-adik mahasiswa yang sudah mendampingi kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bisa menjadi kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dengan desa, sehingga masyarakat semakin banyak mendapatkan manfaat,” ungkap Ismail.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, UMM berupaya mendukung pengembangan kopi endemik di Desa Tlekung, mulai dari tahap pembibitan hingga pascapanen. Kolaborasi bersama LPHD Sumber Makmur Sembada dan Kelompok Tani Hutan diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi kopi secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....