Mahasiswa Dorong Hilirisasi Teh Daun Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Bayan
- 11 Agt 2026 13:04 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Potensi hasil bumi Desa Bayan, Lombok Utara, mulai dikembangkan melalui pemanfaatan daun kopi sebagai bahan dasar teh yang memiliki peluang untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Tiga mahasiswa bersama tim dosen melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat untuk mengeksplorasi potensi teh daun kopi sekaligus melihat peluang pengembangannya sebagai produk yang dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Kegiatan ini berawal dari pengamatan terhadap sumber daya lokal, khususnya daun kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui penelitian dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa mencoba mengeksplorasi berbagai kemungkinan pengembangan teh daun kopi menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi lebih tinggi. Beberapa gagasan yang mulai dikembangkan antara lain minuman berbasis bubuk instan dari teh daun kopi serta masker yang memanfaatkan ampas teh daun kopi.
Meski demikian, pengembangan produk tersebut masih berada pada tahap awal. Karena itu, mahasiswa bersama tim dosen masih perlu melakukan berbagai pengujian dan penyempurnaan untuk memastikan kualitas, keamanan, karakteristik produk, serta potensi penerapannya sebelum dapat dikembangkan lebih luas. Proses tersebut tidak hanya dilakukan melalui pembuatan produk, tetapi juga dengan observasi lapangan dan identifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, mulai dari potensi bahan baku, proses pengolahan, hingga peluang pemasaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi yang dilakukan oleh tiga mahasiswa bersama tim dosen di Kota Mataram. Pertemuan tersebut membahas arah program, strategi pelaksanaan, serta potensi pengembangan produk berbasis hasil bumi Desa Bayan. Pada hari berikutnya, tim melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Dinas Pariwisata untuk memperkenalkan potensi program sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung promosi, pengenalan produk, serta penguatan daya tarik produk lokal dari Desa Bayan.
Melalui rangkaian penelitian dan pengabdian tersebut, mahasiswa berharap pengembangan teh daun kopi tidak berhenti pada tahap penelitian maupun penciptaan produk, tetapi dapat diarahkan menuju hilirisasi dan pengembangan usaha masyarakat. Produk berbasis hasil bumi Desa Bayan diharapkan nantinya mampu menjangkau pasar yang lebih luas sehingga dapat dikenal masyarakat di luar daerah dan memberikan peluang peningkatan nilai ekonomi bagi warga setempat. Meski masih membutuhkan penelitian, pengujian, dan pengembangan lebih lanjut, langkah awal ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem produk lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing. Ke depan, mahasiswa bersama tim dosen dan pemangku kepentingan terkait akan terus melakukan observasi serta pengembangan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Bayan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....