FT UB Gandeng Pemkab Katingan, Gagas Teknologi Tepat Guna Perkuat IKM
- 05 Agt 2026 13:53 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Katingan, Selasa (4/8/2026).
Penandatanganan kerja sama merupakan tindak lanjut dari Program Dosen Berkarya 2026 yang dirancang untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi berbasis riset bagi pengembangan sektor industri.
Selain penandatanganan PKS, kegiatan juga diisi dengan penyerahan alat pengemasan produk kepada Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Katingan, disertai praktik penggunaan alat sebagai bekal bagi pelaku IKM dalam meningkatkan kualitas produk.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. mengatakan, kolaborasi yang telah terjalin memberikan pengalaman baru bagi sivitas akademika untuk memahami potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui dukungan teknologi.
"Dari hasil kolaborasi selama ini, kami semakin memahami bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Kabupaten Katingan memiliki kekayaan sumber daya seperti sektor perikanan, rotan, dan hasil bumi lainnya. Semoga melalui kerja sama ini kolaborasi di berbagai bidang dengan Fakultas Teknik dapat semakin berkembang," ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Katingan, Alberto Segah mengapresiasi dukungan Fakultas Teknik UB yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pelaku usaha lokal.
"Terima kasih atas bantuan alat produksi untuk IKM pengolahan pangan melalui Program Dosen Berkarya 2026 dari Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha di Katingan," ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Katingan, Megawati menyebut, teknologi tepat guna seperti alat pengemasan menjadi kebutuhan yang selama ini diharapkan para pelaku IKM.
"Alat seperti ini memang sangat dibutuhkan agar dapat dimiliki dan dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di Kabupaten Katingan," ujarnya.
Sementara itu, anggota Tim Dosen Berkarya 2026 FT UB, Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, S.T., M.T. menjelaskan bahwa bantuan teknologi tersebut tidak hanya berhenti pada penyerahan alat, tetapi juga diarahkan untuk mendorong kemandirian daerah dalam mengembangkan teknologi serupa.
"Harapannya, alat ini bisa dipelajari di Balai Latihan Kerja (BLK), kemudian direkayasa dan diproduksi secara mandiri sehingga menjadi produk hasil kolaborasi Universitas Brawijaya dengan Dinas Perindustrian. Selanjutnya, alat tersebut dapat didistribusikan sebagai bantuan atau hibah kepada IKM di Kabupaten Katingan," jelasnya.
Program ini melibatkan tim Dosen Berkarya 2026 dari Fakultas Teknik UB yang diketuai Hary Sudjono, S.Si., M.T. bersama Prof. Dr. Eng. Moch. Agus Choiron, S.T., M.T. dan Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, S.T., M.T.
Melalui kerja sama ini, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya berharap hasil riset dan inovasi teknologi dapat lebih banyak diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan daerah. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Katingan diharapkan mampu memperkuat kapasitas pelaku IKM sehingga produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi, membuka peluang kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan industri kecil dan menengah (IKM) melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) guna meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Penandatanganan kerja sama merupakan tindak lanjut dari Program Dosen Berkarya 2026 yang dirancang untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi berbasis riset bagi pengembangan sektor industri.
Selain penandatanganan PKS, kegiatan juga diisi dengan penyerahan alat pengemasan produk kepada Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Katingan, disertai praktik penggunaan alat sebagai bekal bagi pelaku IKM dalam meningkatkan kualitas produk.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. mengatakan, kolaborasi yang telah terjalin memberikan pengalaman baru bagi sivitas akademika untuk memahami potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui dukungan teknologi.
"Dari hasil kolaborasi selama ini, kami semakin memahami bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Kabupaten Katingan memiliki kekayaan sumber daya seperti sektor perikanan, rotan, dan hasil bumi lainnya. Semoga melalui kerja sama ini kolaborasi di berbagai bidang dengan Fakultas Teknik dapat semakin berkembang," ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Katingan, Alberto Segah mengapresiasi dukungan Fakultas Teknik UB yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pelaku usaha lokal.
"Terima kasih atas bantuan alat produksi untuk IKM pengolahan pangan melalui Program Dosen Berkarya 2026 dari Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha di Katingan," ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Katingan, Megawati menyebut, teknologi tepat guna seperti alat pengemasan menjadi kebutuhan yang selama ini diharapkan para pelaku IKM.
"Alat seperti ini memang sangat dibutuhkan agar dapat dimiliki dan dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di Kabupaten Katingan," ujarnya.
Sementara itu, anggota Tim Dosen Berkarya 2026 FT UB, Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, S.T., M.T. menjelaskan bahwa bantuan teknologi tersebut tidak hanya berhenti pada penyerahan alat, tetapi juga diarahkan untuk mendorong kemandirian daerah dalam mengembangkan teknologi serupa.
"Harapannya, alat ini bisa dipelajari di Balai Latihan Kerja (BLK), kemudian direkayasa dan diproduksi secara mandiri sehingga menjadi produk hasil kolaborasi Universitas Brawijaya dengan Dinas Perindustrian. Selanjutnya, alat tersebut dapat didistribusikan sebagai bantuan atau hibah kepada IKM di Kabupaten Katingan," jelasnya.
Program ini melibatkan tim Dosen Berkarya 2026 dari Fakultas Teknik UB yang diketuai Hary Sudjono, S.Si., M.T. bersama Prof. Dr. Eng. Moch. Agus Choiron, S.T., M.T. dan Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, S.T., M.T.
Melalui kerja sama ini, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya berharap hasil riset dan inovasi teknologi dapat lebih banyak diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan daerah. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Katingan diharapkan mampu memperkuat kapasitas pelaku IKM sehingga produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi, membuka peluang kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....