UPM Perkuat Produktivitas UKM Tempe Bromo lewat Teknologi Efisien

  • 27 Jul 2026 06:22 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Universitas Panca Marga (UPM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026. Program bertajuk Akselerasi Produktivitas UKM Tempe Bromo melalui Penerapan Inovasi Teknologi Tepat Guna di Desa Sukapura Kabupaten Probolinggo ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus daya saing pelaku UMKM berbasis pangan lokal.

Program diketuai oleh Dra. Agung Yatiningrum, M.M., dosen Program Studi Manajemen Universitas Panca Marga, bersama dua anggota tim, yakni Shofia Hattarina dari Program Studi PGSD dan Linda Kurnia Supraptiningsih dari Program Studi Teknik Elektro. Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi kekuatan dalam menghadirkan solusi yang tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola usaha.

Sebagai mitra program, UKM Tempe Bromo dipilih karena memiliki potensi besar untuk berkembang. Selama ini, proses produksi masih dilakukan secara konvensional sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama dan belum maksimal dari sisi efisiensi. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim PKM menghadirkan berbagai teknologi tepat guna, mulai dari mesin pengupas kedelai kering, mesin pencuci kedelai, hingga mesin pemotong keripik tempe otomatis. Selain itu, pelaku usaha juga akan didampingi dalam penggunaan aplikasi pembukuan digital berbasis Android guna memperbaiki pengelolaan administrasi dan keuangan usaha.

Ketua tim PKM, Agung Yatiningrum, mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, program ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usahanya secara berkelanjutan. Melalui sinergi antara akademisi dan pelaku usaha, UPM berharap industri pangan lokal di Kabupaten Probolinggo dapat tumbuh lebih produktif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....