UPM Dorong Nilai Tambah Porang lewat Teknologi Pengolahan Chip di Probolinggo

  • 23 Jul 2026 16:11 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Universitas Panca Marga (UPM) terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui inovasi teknologi. Salah satunya diwujudkan lewat Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Transformasi Pascapanen Porang melalui Pengolahan Chip Porang untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk yang dilaksanakan di Desa Sumberduren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan meningkatkan kualitas pengolahan pascapanen sekaligus memperbesar nilai ekonomi komoditas porang.

Selama ini, sebagian besar petani di Desa Sumberduren masih menjual hasil panen dalam bentuk umbi segar. Kondisi tersebut membuat nilai jual porang belum optimal, ditambah proses pengolahan pascapanen yang masih sederhana dan sangat bergantung pada cuaca saat proses pengeringan. Melihat kondisi tersebut, tim PKM UPM menghadirkan solusi melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung produksi chip porang.

Teknologi yang diperkenalkan meliputi mesin pengupas kulit porang, mesin pencacah atau pengiris porang, serta Dome Dryer Mini sebagai alat pengering. Kehadiran peralatan tersebut membuat proses produksi menjadi lebih efisien, mempercepat waktu pengolahan, serta menghasilkan chip porang dengan kualitas yang lebih seragam. Dengan mutu produk yang meningkat, peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing pun semakin terbuka.

Ketua tim PKM, Retno Sulistiyowati, S.P., M.P., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan peralatan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan kepada anggota Pokmas Sumberduren Agro. Materi yang diberikan mencakup pengoperasian mesin, perawatan alat, penerapan standar operasional prosedur (SOP), pengelolaan usaha, hingga strategi pemasaran. Melalui pendekatan tersebut, UPM berharap masyarakat mampu mengembangkan usaha pengolahan porang secara mandiri, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan petani serta penguatan ekonomi desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....