DPRD Jatim dan Praktisi Bisnis Puji Teori Kepemimpinan SCAL Temuan Kampus ABM

  • 20 Jul 2026 20:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO ID, Malang – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Puguh Wiji Pamungkas, M., memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan akademis yang dihasilkan oleh tim riset STIE Malangkuçeçwara (Kampus ABM) pimpinan Dr. Hanif. Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi pemaparan dalam forum Expert Panel terkait penguatan konsep kepemimpinan modern.

Dalam kesempatannya, Dr. Puguh menilai lahirnya konsep Kepemimpinan SCAL (Strategic, Contextual, Authentic Leadership) merupakan amunisi baru yang sangat dibutuhkan oleh para pemimpin masa kini, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.

"Saya sangat mengapresiasi forum Expert panel yang diadakan oleh Kampus ABM. Temuan teori baru terkait kepemimpinan oleh Dr. Hanif dan tim riset ini menjadi komplementasi yang sangat luar biasa terhadap teori authentic leadership yang sudah ada sebelumnya," ujar Puguh, Senin 20 Juli 2026.

Menurut Politisi asal Malang Raya ini, kepemimpinan merupakan penggerak utama (driver) dari seluruh proses pertumbuhan masyarakat dan pembangunan daerah. Di tengah dinamika global yang dibayangi situasi VUCA (Volatility, Uncertainty, ComplexityPraktisiBisnis, Ambiguity), kemampuan seorang pemimpin untuk beradaptasi secara cepat dan tepat menjadi kunci utama.

"Hari ini kita dihadapkan pada situasi yang cepat berubah, penuh ketidakpastian, kompleks, dan membingungkan. Dimensi utama dari konsep SCAL ini memberi jawaban nyata, yaitu bagaimana seorang pemimpin memiliki kemampuan adaptif terhadap perubahan sehingga mampu menghasilkan keputusan yang cepat, tepat, dan akurat," tegasnya.

Puguh berharap konsep kepemimpinan SCAL ini tidak hanya berhenti di tatanan akademis, tetapi juga dapat diterapkan secara luas oleh para pemangku kebijakan dan pemimpin organisasi di Jawa Timur untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.

Sementara itu, Konsep kepemimpinan Strategic, Contextual, Authentic Leadership (SCAL) gagasan Dr. Hanif juga mendapat respons positif dari kalangan praktisi dan konsultan bisnis. Teori tersebut dinilai mampu menjadi sarana refleksi sekaligus panduan konkret bagi para pelaku usaha dalam menjalankan tata kelola organisasi.

Dalam pandangannya, salah satu peserta diskusi menyebut pemaparan materi dari Dr. Hanif bak sebuah "cermin" (mirroring) bagi para praktisi yang sering kali mengeksekusi langkah bisnis tanpa dibekali landasan teori yang kuat.

"Bagi kami para praktisi, ini seperti 'ngaca'. Kadang praktisi itu tidak tahu referensi teorinya, jadi dalam keseharian sering nabrak sana-sini. Ketika disampaikan Pak Hanif, ternyata ini yang sudah kami lakukan sehari-hari. Harusnya belajar dulu sebelum mengeksekusi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa konsep SCAL sangat relevan untuk diterpakan dalam dinamika dunia bisnis modern, khususnya dalam memberikan bimbingan konsultasi leadership bagi perusahaan-perusahaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....