Sinergi Orang Tua dan Sekolah Jadi Kunci Pengasuhan Anak
- 18 Jul 2026 12:08 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di sekolah, tetapi juga dipengaruhi pola komunikasi dan pengasuhan yang diterapkan di lingkungan keluarga.
"Karena itu, orang tua dan sekolah perlu membangun sinergi untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," kata Dr. Muallifa, M.A. dalam Seminar Parenting bertajuk "Sinergitas Madrasah dan Wali Santri dalam Mengoptimalkan Potensi, Karakter dan Kesehatan Psikologis Anak" yang digelar di MI BAIPAS Malang.
Dalam pemaparannya, Dr. Muallifa menekankan tiga aspek penting yang harus dibangun dalam pengasuhan anak, yakni komunikasi, kolaborasi, dan komitmen antara keluarga dengan sekolah.
"Komunikasi menjadi fondasi utama. Apa pun yang terjadi pada anak harus dikomunikasikan dengan baik, baik antara ayah dan ibu maupun dengan pihak sekolah. Tanpa komunikasi, sinergi tidak akan terbangun," ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik tidak hanya dilakukan antara orang tua dan sekolah, tetapi juga dengan anak. Orang tua perlu membiasakan berdialog dan mendengarkan pendapat anak agar mereka merasa dihargai dalam lingkungan keluarga.
"Biasakan bertanya kepada anak tentang keinginannya, ajak berdiskusi, dan dengarkan pendapatnya. Hal-hal sederhana seperti itu membuat anak merasa diakomodasi oleh orang tuanya," katanya.
Selain komunikasi, Dr. Muallifa mengingatkan pentingnya menciptakan suasana rumah yang positif. Ia menilai lingkungan keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar mengenali emosi, sikap, dan nilai kehidupan.
"Anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, sebisa mungkin jangan membiasakan mengeluh, bertengkar, atau menunjukkan kecemasan berlebihan di depan anak. Energi positif dari orang tua akan ikut membentuk karakter anak," jelasnya.
Ia menambahkan, program pendidikan yang dijalankan sekolah akan lebih efektif apabila mendapat dukungan dan penguatan dari keluarga di rumah. Kesamaan tujuan antara orang tua dan sekolah dinilai dapat membantu anak berkembang secara akademik maupun karakter.
"Program yang sudah dibangun sekolah akan lebih berhasil apabila dilanjutkan di rumah. Ketika orang tua dan sekolah memiliki komitmen yang sama, proses belajar anak akan berlangsung lebih optimal," tuturnya.
Melalui seminar tersebut, Dr. Muallifa mengajak para orang tua untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai pendamping utama bagi anak-anak mereka.
"Mulailah dari hal-hal kecil, yaitu komunikasi yang baik di rumah, kemudian bangun kolaborasi dengan sekolah. Insyaallah itu akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berkarakter, dan bermanfaat bagi sesama," pungkasnya.
Seminar parenting ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara madrasah dan wali santri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter serta kesehatan psikologis anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....